Yogyspos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul akan mengadakan rapat koordinasi (rakor) untuk membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaan̈ya tepat dan bermanfaat sesuai dengan tujuanya.
BACA JUGA: BNN Sleman Giat Operasi Terpadu di Condongcatur
"Rakor ini akan menghadirkan berbagai pihak yang berkopenten. Membahas berbagai hal, termasuk evaluasi, legalitas dan rencana pelaksanaanya,” kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Sabtu (8/11/2025).
Rakor kali ini terkait dengan musibah dugaan keracunan akibat mengonsumsi hidangan MBG di sejumlah tempat (sekolah) beberapa waktu terahir ini.
"Itu akan dicari akar permasalahanya dan dilakukan perbaikan solusinya agar hal serupa tak terjadi lagi,” tandasnya.
BACA JUGA: Prajurit dan PNS Korem 072/Pmk Doa Bersama Menyongsong Hari Pahlawan
Data tentang MBG di Bantul belum diketahui pasti karena sebenarnya untuk melaksanakanya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dan jelas dari Pemerintah Pusat.
"Dalam data sementara jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur untuk MBG ada sekitar 50. Yang aktif sekitar 33. Agar jumlahnya diketahui secara pasti maka dimungkinkan juga akan dilakukan pendataan lebih lanjut,” ungkap Halim.
BACA JUGA: Disdikpora Bantul Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi
Bupati berharap nantinya semua SPPG yang diarahkan memiliki legalitas diantaranya tentang seritifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) untuk menjamin MBG dan yang mengkonsumsi aman. (Spd)
