Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) menggelar Operasi Terpadu Pemulihan Kampung Rawan Narkotika, di Manggulan Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok Sleman, Jumat (7/11/2025).
BACA JUGA: Prajurit dan PNS Korem 072/Pmk Doa Bersama Menyongsong Hari Pahlawan
Kepala BNNK Kabupaten Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya SIK MH menyampaikan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus membayangi Indonesia, terutama generasi muda yang menjadi sasaran utama jaringan narkoba.
Kondisi ini, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, harus turut berperan aktif agar bangsa tidak kehilangan generasi penerus secara sia-sia.
BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke Kejagung , Minta Supervisi Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
"Kegiatan ini juga dalam rangka pelak sanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN)," jelasnya.
Selanjutnya, tim gabungan melakukan operasi kepada 57 penghuni kos yang ada di area Manggulan Pondok Condongcatur dan dari hasil Operasi tersebut, 23 penghuni kos mengikuti tes urin yang seluruhnya dinyatakan negatif narkotika.

Tidak hanya mengadakan operasi melakukan pemeriksaan. Namun petugas juga mem berikan edukasi terkait P4GN kepada para penghuni kos. Harapannya, setiap individu semakin sadar akan baha ya penyalahgunaan narkoba dan mampu menjadi bagian dari lingkungan yang Bersinar (Bersih Narkoba).
BACA JUGA: Sidang Pencurian Besi Proyek Tol Jogja-Bawen, Alouvie: Bukan di Ruang Tertutup
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya soal penindakan, tetapi juga penyelamatan dengan langkah preventif dan humanis.
Sementara itu, Lurah Condongcatur, Dr Reno Candra Sangaji SIP MIP menyampaikan apresiasi atas Operasi Terpadu yang dilaksanakan BNNK Sleman di wilayah Condongcatur.
BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan
"Sebagai Kalurahan yang sudah menya ndang predikat Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk monitoring dan pembinaan. Diharapkan Operasi terpadu seperti bisa dilakukan secara berkala mungkin tiga atau empat bulan sekali dan berkesinambungan untuk mendeteksi peng guna narkoba, mencegah penyalahgunaan narkoba dan memberikan edukasi serta penyuluhan tentang bahaya narkoba," harap Reno.
BACA JUGA: Pembunuhan Wanita Muda di Mejing, Pelaku Gorok Leher Korban dengan Pisau Dapur
Operasi Terpadu ini diikuti 40 personel gabungan yang terdiri dari BNNK Sleman, Satres Narkoba dan Satbinmas Polresta Sleman, Polsek Depok Timur, Kodim 0732 Sleman, BINDA DIY, Satpol PP Sleman, Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan Sleman, Panewu dan Perangkat Kapanewon Depok, Lurah dan Perangkat Kalurahan Condongcatur bersama Jaga Warga dan RT RW setempat menyasar rumah kos dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya, SIK MH. (Agn)
