Padukuhan Tamanan Pabrik, Potensial Dikembangkan Jadi destinasi Wisata

share on:
Bekas pemukiman kolonial di Tamanan Pabrik || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Padukuhan Tamanan Pabrik, Tamanmartani, Kalasan, Sleman ternyata memiliki potensial yang lebih dari cukup untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berkarakter sejarah. Dari hasil identifikasi sementara atas beragam jejak dan situs sejarahnya, padukuhan ini telah ada sejak lama.

BACA JUGA: Sukses! Avoskin Trail Run 2025 Perpaduan Olga, Cinta Alam & Aksi Nyata untuk Bum

Demikian benang merah Sarasehan Sejarah Tamanan Pabrik yang digelar Minggu (29/6/2025) siang. Hadir sebagai narasumber Dr Maria Tri Widayanti dan Achid Zamroji dari Komunitas Kandang Kebo. Bertindak sebagai moderator Wahjudi Djaja. 

Dalam paparannya Maria menjelaskan tahap yang harus dilalui untuk menjadi desa pemajuan kebudayaan. "Tujuan desa pemajuan kebudayaan adalah untuk melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi budaya desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat jati diri bangsa", tandas Ketua Komunitas Kandang Kebo ini.

BACA JUGA: Januari-Juni 2025, Kejari Sleman Selesaikan 15 Perkara Melalui RJ

Sedangkan Achid Zamroji sebelumnya memaparkan hasil identifikasinya ke berbagai titik dan lokasi yang terkait dengan keberadaan pabrik gula Randugunting.

Peserta sarasehan sejarah Tamanan Pabrik || YP-Wahjudi Djaja

"Selain bekas cerobong pabrik, jejak keberadaan pabrik gula tersebut bisa dikenali dari dam atau bendungan, gereja, makam dan kompleks bekas pemukiman Belanda", jelasnya sambil menunjukkan peta zaman Belanda.

BACA JUGA: Kuliah Tamu 'Good News Writing' Bekali Mahasiswa Strategi Komunikasi

Dalam kata sambutannya Ketua Merti Dusun Tamanan Pabrik Wuri Hantoro mengharapkan agar dari sarasehan ini bisa diketahui potensi dan langkah pengembangan ke depan. Sedangkan Dukuh Tamanan Pabrik Sugiyono mengharapkan agar langkah awal ini bisa menjadi jalan bagi pembangunan Tamanan Pabrik.

BACA JUGA: DPD IWOI Sleman Imbau Insan Pers Kedepankan Integritas Profesi

Setelah sarasehan dilanjutkan blusukan ke berbagai lokasi yang masih bisa ditemukan jejak peninggalan sejarah pabrik gula Randugunting. Hadir dalam sarasehan antara lain para Ketua RW dan Ketua RT serta tokoh masyakarakat dan pemuda Tamanan Pabrik. (Iud)

 

 

 

 


share on: