Yogyapos.com (JAKARTA) - Untuk tahun ajaran 2025/2026 National University of Singapore (NUS) Business School menawarkan lebih banyak lagi beasiswa dan bantuan pendanaan program pascasarjana (Magister) bagi murid-murid dari Asia Tenggara. Hal ini membuka lebih banyak peluang bagi murid-murid dari Indonesia untuk mendapatkan pendidikan di Singapura.
BACA JUGA: DPC Peradi Yogyakarta Tandatangani Kerjasama Bidang Hukum dengan Pemkot
Aaron Goh selaku Direktur Program MSc NUS Business School mengatakan, sampai saat ini NUS Bussines School masih menjadi pilihan para calon mahasiswa dari Indonesia. Dari 11 program MSc yang ada, kebanyakan murid Indonesia tertarik pada program:MSc in Finance (Keuangan), MSc in Sustainable and Green Finance (Keuangan Hijau dan Berkelanjutan), MSc in Management (Manajemen),MSc in Strategic Analysis and Innovation dan MSI untuk Analisa Strategis dan Inovasi. Adapun Program MSc lainnya yang tidak kalah popular, lanjut Goh, adalah MSc in Strategic Analysis and Innovation (MSI).
BACA JUGA: Sultan HB X Apresiasi Mendikbudristek Luncurkan Indonesian Heritage Agency
“Salah satu program MSc yang paling populer di kalangan orang Indonesia adalah MSc in Sustainable and Green Finance, terbukti sebanyak 13% dari jumlah murid di angkatan terbaru datang dari Indonesia,” terang Goh secara daring, Jumat (17/5/2024).
Directur Program Msc NUS Bussiness School Singapura || YP-Ist
Ditambahkan Goh, program-program yang diselenggarakan di NUS berfokus pada bidang-bidang penting pada strategi dan inovasi, serta bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin yang efektif untuk menghadapi masa depan yang semakin kompleks.
Ditegaskannya, Indonesia adalah negara di ASEAN yang sedang berkembang dan memiliki banyak pemimpin potensial, oleh karena itu kami berharap dapat menarik lebih banyak murid dari Indonesia untuk semua program kami.”
BACA JUGA: Peluncuran Prangko Buk Renteng Dihadiri Wamenkominfo Nezar Patria dan Fadli Zon
Beasiswa
NUS Business School memberikan beasiswa penuh & bantuan pendanaan untuk pendaftar yang berprestasi yang terpilih. Batas waktu pendaftaran mengikuti ketentuan pada masing-masing program magister. Seleksi didasarkan pada kemampuan dan kelayakan dalam kategori Keunggulan (Excellence), Keberagaman (Diversity), Ketangguhan (Resilience) dan Prestasi (Achievers).
BACA JUGA: Dipasok Ibu Kandung, Seorang Tahanan Rutan Pajangan Menerima Penyelundupan Pil Yarindo
NUS Business School juga memberikan beasiswa dan bantuan pendanaan kepada pendaftar dari Asia Tenggara untuk menempuh pendidikan pascasarjana di tahun 2025/2026. Dari tahun ajaran 2020 hingga 2024, 37.0% mahasiswa dari Indonesia yang diterima di NUS Business School mendapatkan beasiswa atau bantuan pendanaan studi. Selain itu, empat mahasiswa menerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
BACA JUGA: Dibuka Danrem 072/Pmk, Kejuaraan Panahan GBAC Diikuti 404 Atlet dari Sembilan Negara
Rafi Damar yang merupakan salah satu alumni Program Master of Science Strategic Analysis and Innovation (MSI) di NUS Business School menyampaikan, selama belajar NUS Business School membekalinya dengan keterampilan penting, yang kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.
BACA JUGA: Buang Sampah Sembarangan, Seorang Warga di Sleman Diadili dan Didenda Rp 1 Juta
Kemudian, dengan luasnya jaringan yang dimiliki NUS maka memungkinkannya untuk bertemu orang dari berbagai bangsa, sehingga saya dapat memperluas jejaring profesionalnya.
Untuk itu, bagi yang berminat atau ingin mendaftar untuk program yang ditawarkan, Pendaftaran untuk program Magister Sains (MSc) dibuka mulai 1 Oktober 2024. Sedangkan untuk info lengkap dapat mengunjungi situs: https://mscstrategy.nus.edu.sg/. Informasi terkait Beasiswa NUS dan bantuan pendanaan, dapat mengunjungi : https://mscstrategy.nus.edu.sg/fees-finances/awards/. (*/Sulistyawan DS)
