Menteri BUMN Segera 'Bersihkan' Dana Pensiun Perusahaan BUMN

share on:
Menteri BUMN Erick Thohir || YP-Dok Humas BUMN

Yogyapos.com (JAKARTA) - Dana Pensiun di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera dibersihkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang akan bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-catatan-akhir-tahun-jcw-memprihatinkan-masih-banyak-vonis-ringan-kasus-korupsi-9335

“Pekan depan saya bersama Ketua KPK (Firli Bahuri) akan bertemu dengan seluruh BUMN untuk bicara hati-hati, karena kita akan investigasi audit,” kata Menteri BUMN.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-berkah-kawasan-wisata-pantai-parangtritis-sanggup-sumbang-pad-rp-26513-m-9344

Menteri BUMN mengatakan, fokus audit Dana Pensiun tersebut tidak hanya pada PT Asuransi Jiwasraya (persero), PT Asabri, dan PT Taspen (persero), namun juga akan memperbaiki Dana Pensiun di masing-masing perusahaan plat merah yang terindikasi bermasalah.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-prof-sujarwo-pemberdayaan-masyarakat-berbasis-potensi-lokal-perlu-bantuan-teknologi-informasi-9343

Sebab, berdasarkan data yang berhasil dihimpunnya, hanya sekitar 35 persen Dana Pensiun BUMN dalam kondisi sehat, sedangkan 65 persen lainnya terindikasi bermasalah.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-dua-pembobol-rumah-jaksa-diringkus-di-jakarta-9341

“Saya mau bersih-bersih. Jangan kita hanya fokus pada Asabri dan Jiwasraya, sementara yang Dana Pensiun di masing-masing BUMN lupa,” tegas Menteri Erick seperti dilansir InfoPublik, Selasa (3/1/2023).

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-achmad-ubaidilah-menjabat-kabag-tata-pemerintahan-setda-diy-9347

Sebelumnya, Menteri BUMN mengungkapkan, sekitar 65 persen Dana Pensiun di BUMN membutuhkan perhatian khusus untuk segera diperbaiki agar tidak memburuk sebagaimana kasus Asabri dan Jiwasraya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-wasekjen-dpp-gerindra-sistem-proporsional-tertutup-sesuai-kosntruksi-uud-1945-9346

Kementerian BUMN, menurut Erick, telah melakukan benchmarking dengan Singapura dan Kanada untuk bisa menyelesaikan perbaikan Dana Pensiun di BUMN.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-polda-diy-apresiasi-anggotanya-yang-selamatkan-wisatawan-dari-hempasan-ombak-parangtritis-9334

“Kementerian BUMN berencana untuk melakukan transformasi pengelolaan Dapen BUMN sesuai tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) pada 2023 mendatang,” kata dia.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-sppt-pbbp2-sleman-tembus-rp-95321-miliar-9339

Dana Pensiun BUMN diharapkan bisa dikelola secara profesional, tidak seperti saat ini yang dikelola secara mandiri oleh masing-masing BUMN. 

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-musibah-tak-halangi-watie-respati-melukis-9316

Dengan pengelolaan yang profesional, pensiunan BUMN diharapkan bisa mendapat kepastian soal penempatan dana mereka.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-partai-ummat-lolos-verifikasi-berhak-ikut-pemilu-2024-9318

Menurut Menteri Erick, pihaknya telah berupaya memulai langkah konsolidasi dengan memanggil seluruh direksi BUMN soal temuan-temuan di lapangan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-aliansi-aksi-sejuta-buruh-minta-presiden-cabut-perppu-cipta-kerja-9361

“Saya akan menindak keras jika ada indikasi penyelewengan seperti yang terjadi di Jiwasraya dan Asabri,” katanya menandaskan. (*)

 


share on: