Yogyapos.com (SLEMAN) - Kampung Siaga Bencana (KSB) Merdiko mengunjungi dan menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran rumah keluarga Sutriyanta (49), warga Dusun Jambean, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Senin (23/2/2026) pagi.
BACA JUGA: Puisi Untuk Ketua BEM UGM karya Aprinus Salam
Ketua KSB, Sudarsana mengatakan, Penyaluran bantuan ini merupakan bagian program kerja yang telah dicanangkan, khususnya program bantuan sosial bagi mereka yang sedang tertimpa bencana seperti kebakaran.
BACA JUGA: Diduga Jadi Korban Malpraktik, Pengusaha Asal Purworejo Gugat Rumah Sakit dan Oknum Dokter
"Bantuan yang disalurkan di antaranya adalah beras 10 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, biscuit kering 1 bungkus, teh 1 pak, kasur 1 unit, matras 2 buah, selimut 2 buah, handuk 4 buah, ceret 1 buah, wakul 1 buah, dan footwear 1 paket,"ujar Sudarsana.
BACA JUG: JPIK DIY-Jateng Gelar Pertemuan di Destinasi Wisata UFO Menoreh, Ini yang Diperbincangkan
Pihaknya berharap, aksi kemanusiaan ini bisa menginspirasi kelompok masyarakat lainnya, sehingga semakin banyak bantuan yang diterima dan bisa meringankan kesulitan yang sedang mereka alami.
"Semoga bantuan ini bermanfaat," tuturnya.
BACA JUGA: Talkshow Ustadz Handy & Hj Ninoek di Masjid Al Ikhlas: Jangan Cuma 'Baperlu'
Sebelumnya, rumah Sutriyanta yang terletak di Kajoran RT 04/ RW 08, Jambean, Banyurejo Tempel dilaporkan terbakar pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Pemicunya diduga karena konsleting listrik.
Kondisi rumah yang terbakar || YP-Eko Purwono
"Rumah dalam keadaan kosong, karena korban ( Sutriyanta) pergi mencari rumput. Sedang istri korban bersama anak kedua pergi belanja untuk persiapan membuat takjil. Sekira pukul 14.15 WIB korban mendapat kabar jika rumah korban terbakar, diduga korsleting listrik," jelas Jogoboyo Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta, Minggu (22/2/2026).
BACA JUGA: Berkah Ramadhan, PRNU Panjangrejo Santuni 47 Anak Yatim
Dalam musibah ini, sejumlah mebel, elektronik, dan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan. Situasi dapat akhirnya dapat terkondisi baik, dengan bantuan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Damkar Sleman, TRC BPBD Sleman, Polsek Tempel , Pamong Banyurejo, Jagawarga Banyurejo, Linmas Banyurejo dan warga Dusun Jambean.
"Kerugian ditaksir sekitar Rp 20 juta," sebutnya. (Opo)
