Yogyapos.com (BANTUL) - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Bangunharjo Sewon Bantul masuk dalam 108 percontohan yang secara nasional dilaunching oleh Presiden RI Prabowo Subianto Klaten Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
Dalam launching kali ini untuk KDM Bangunharjo dihadiri oleh Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta dan Sekda Agus Budiraharja, Forkompimkap Sewon serta para lurah di Sewon dan sejumlah pihak terkait.
BACA JUGA: Jumhur Hidayat : Tunda Kenaikan Cukai Tembakau dan Berantas Rokok Ilegal
"Saat ini Bapak Presiden Prabowo Subianto melaunching KDMP secara serentak secara nasional. Jumlahnya yang dijadikan pilot project (percontohan) sebanyak 108 koperasi termasuk Timbuharjo,” ungkap Lurah Timbulharjo, Nur Hidayat SAg MAg.
Meskipun permodalan koperasi Bangunharjo didapat dari hutang namun pihaknya optimis nantinya akan berkembang baik karena adanya atensi dan keseriusan dalam pengelolaan.
"Koperasi ini bergerak di 7 layanan yaitu klinik kesehatan, apotek, logistik (sembako), pupuk, gas, keuangan dan layan pelanggan,” jelasnya.
BACA JUGA: Polres Bantul Menindak 1.846 Pelanggar Lalin Selama Sepekan
KDMP Bangunharjo diharapkan mampu bekerja dengan baik dalam meningkatkan perekonomian sesuai dengan harapan Presiden. KDMP bekerjasama dan didukung oleh berbagai pihak termasuk Bulog dan PT Pusri. Pengelolaanya harus profesional sesuai dengan tuntutan.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, dalam sambutanya mengatakan, KDM Bangunharjo diharapkan tidak hanya sekadar melaksanakan instruksi melainkan harus benar-benar bermanfaat untuk menguatkan perekonomian masyarakat.
"Secara nasional yang masuk percontohan dan dilaunchingbada 108 KDM dua diantaranya di Bantul Bangunharjo dan Srimulyo Piyungan yang launchingnyq dihadiri oleh Bapsk Bupati Bantul Abdul Halim Muslih,” kata Aris.
BACA JUGA: Pekan Olahraga Korpri Sleman Diikuti 1.746 Peserta
KDMP di Bantul seluruhnya ada 75 tersebar di 17 Kapanewon. Semua siap beroperasi sekitar 14 hari mendatang.
"Kami menginginkan KDM di Bantul betul -betul mengatasi permasalahan atau keluhan masyatakat. Termasuk mencakupi kebutuhannm akan pupuk para petani,” katanya.
Sementara itu, Presiden Probowo dalam melaunching KDM secara nasional melalui zoom meeting di Klaten, mengungkapkan mulai berusaha agar KDMP besar dan maju. Konsep koperasi untuk mereka yang lemah.
BACA JUGA: Lagi Nih! Polda DIY Giat Operasi, Sita 1.672 Botol Miras
“KDMP merupakan alat bangsa menggunakan konsep sapu lidi yaitu dari satu batang yang lemah, jika gotongroyong atau menjadi satu akan menjadi kuat,” kata Presiden.
Meski ada pihak yang tak senang, namun menuturnya koperasi merupakan sarana bangsa untuk berdaulat dan kemerdekaan ekonomi. “Ini diharapkan dapat dicapai melalui KDMP,” tegasnya. (Spd)
