Yogyapos.com (BANTUL) - Sekitar 70 wisatawan asing asal Korea menyaksikan prosesi jamasan Hakyo Murni, sebuah pusaka berupa tombak Kabupaten Bantul, di rumah dinas Bupati, Trirenggo, Jumat (24/7/2025). Acara ini melengkapi rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-194 Kabupaten Bantul.
Jamasan dilakukan oleh Bupati Bantul Abdul Abdul Halim Muslih didampingi Sekda Agus Budhiraharja, Kepala Dinas Kebudayaan Yanatun Yunadianan dan sejumlah Kepala OPD seorang diantaranya Kepala Dinas Perhubungan Singgih Riyadi. Mereka dipandu oleh para Abdi Dalem Kraton Kasultanan Yogyakarta.
BACA JUGA: Bantul Creative Expo 2025 Upaya Memantabkan Daya Saing Daerah
Tombak tersebut dibawa keluar dari rumah dinas Bupati menuju tempat jamasan, setelah sebelumnya dipanjatan doa dan sesaji oleh para Abdi Dalem Kraton Yogyakarta. Berikutnya dikirab menuju pendapa dan diserahkan kepada Bupati untuk dijamas.
"Pusaka Tombak Kiai Haknyo Murni adalah pemberian Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Kasultanan Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pusaka ini mempunyai makna tinggi dan dalam,” kata Abdul Halim Muslih.
BACA JUGA: Refleksi Hari Anak Nasional: Ironi Digital, dari Lapangan ke Layar
Diketahui, Haknyo berarti pemerintahan. Murni bermakna jujur dan transparan. Tangkai Tombak bermakna lurus dan kuat. Jadi Haknyo Murni berarti memerintahan yang bersih dan kuat dengan didukung adanya kebersamaan antara pemimpin dengan masyarakat.
Para wisatawan Korea usai menyaksikan jamasan Pusaka Kabupaten Bantul || YP-Supardi
"Jamasan bermakna perawatan dan kelestarian agar nilai-nilai kebersamaan dan hal-hal yang positif lainya dapat terjaga kerena kerupakan peninggalan budaya dan terkait dengan pemerintahan yang terdahulu,” Bupati.
BACA JUGA: ARPI Kirim Surat ke Kejagung Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Hibah
Jamasan pusaka ini merupakan tradisi yang setahun sekali setiap bulan Suro. Hari dan tanggal jamasan disesuaikan dengan waktu jamasan Pusaka Kraton Kasultanan Yogyakarta, diantaranya jamasan Kereta Kencana.
Usai prosesi, acara dilanjutkan dengan pameran tosan aji yang diikuti oleh puluhan pecinta wesi aji Bantul.
Para wisatawan dari Korea nampak senang dan menikmati prosesi jamasan ini. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama dengan Bupati. (Spd)
