Yogyapos.com (YOGYA) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengukuhan Pirukunan Tuwanggana Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030, di Gedhong Pracimasana, Kepatihan, Yogya, Kamis (13/11/2025).
BACA JUGA: Triwulan III 2025, Ekonomi DIY Tumbuh Positif
Acara ini dihadiri antara lain, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, Kepala Staf Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit SIP mewakili Danrem, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Danlanal Yogyakarta Kolonel Mar Hafied Indrawan, Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Ketua DPRD DIY Nuryadi SPd, serta jajaran Forkopimda DIY.
BACA JUGA: Keluarga Besar KSPSI Turut Bahagia Marsinah Pahlawan Nasional
Gubernur DIY, menyampaikan Pirukunan Tuwanggana merupakan wadah untuk memperkuat semangat gotong royong, musyawarah, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Gubernur HB X beserta tamu undangan || YP-Ist
Menurutnya, desa bukan hanya ruang administratif, tetapi juga wujud laku kebudayaan yang menumbuhkan kehidupan dan menjadi penyangga keberagaman bangsa.
BACA JUGA: Purnomo Tekun Memproduksi Garam, Sekali Panen 300 Kuintal
Ia menekankan, Tuwanggana memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara pemerintah dan masyarakat. Para pengurus yang dikukuhkan diharapkan mampu berpikir kreatif dan berperan aktif sebagai penggerak sosial di berbagai tingkatan, mulai dari kalurahan hingga kabupaten/kota.
Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas PMK Dukcapil juga memberikan dukungan berupa fasilitasi hibah tahunan sebesar Rp225 juta guna mendukung pelaksanaan kegiatan dan koordinasi Tuwanggana di seluruh wilayah DIY.
BACA JUGA: Ibu Muda 'Bobol' BMT Projo Artha Sejahtera Ratusan Juta, Begini Modusnya
Pengukuhan Pirukunan Tuwanggana ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya serta mendukung pembangunan daerah berbasis kearifan lokal dan semangat keistimewaan Yogyakarta. (*/Met)
