Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga Perumahan Griya Arga Permai, Nogotirto, Gamping, Sleman digemparkan dengan adanya penemuan kerangka manusia di dalam rumah kosong pada Selasa (3/2/2026).
BACA JUGA: Prajurit Korem 072/Pmk Korve Rutin Jaga Kebersihan Pangkalan
Penemuan itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga berdatangan ke lokasi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, sementara pihak kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan guna mengungkap identitasnya.
BACA JUGA: Dituding Belum Penuhi Kewajiban Pembayaran Pembangunan Gedung, Ini Jawaban YTCKN
"Polsek Gamping Polresta Sleman menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan kerangka manusia di komplek Perumahan Griya Arga Permai, Nogotirto sekitar pukul 15.30 WIB," kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, Rabu (4/2/2026) malam.
BACA JUGA: Tersangka Narkoba Praperadilan Polres Sleman, Heru Nurcahya Nyatakan Penahan Sah
Salamun mengungkapkan, berdasarkan laporan tersebut, petugas Polsek Gamping bersama piket fungsi dan Tim Inafis Polresta Sleman mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA: Perkumpulan Orang Tua Kelas 7 SMPN 2 Kalasan Serahkan Bantuan untuk Masjid Al Huda
"Penemuan kerangka manusia tersebut berawal saat pemilik rumah berinisial SRS (60) bersama anaknya berinisial FS (21) mendatangi rumah yang telah lama tidak ditempati, mereka akan membersihkan," jelasnya.
BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Salurkan Rp 146 Juta untuk 12 SD Muhammadiyah di Sleman dan Kuloprogo
Saat pintu rumah berhasil dibuka, ditemukan sebuah sepeda motor dan helm dalam keadaan kotor. Lantaran merasa curiga, pelapor kemudian menghubungi Ketua RT setempat berinisial HA (71) dan seorang saksi lainnya berinisial SI (28) untuk bersama-sama mengecek kondisi rumah.
BACA JUGA: Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Hadapi Jakarta Electric
"Saat dilakukan pengecekan di lantai atas rumah, para saksi menemukan kerangka manusia di depan pintu kamar tidur," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pelapor segera melaporkan kepada Polsek Gamping. Selanjutnya, petugas kepolisian melakukan pengamanan TKP, pendataan saksi-saksi, serta membawa kerangka manusia ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
BACA JUGA: Prajurit Korem 072/Pmk Korve Rutin Jaga Kebersihan Pangkalan
"Saat ini, identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik oleh pihak RS Bhayangkara melalui pemeriksaan odontologi forensik dan DNA. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang yang diperiksa," sebutnya.
BACA JUGA: GKR Hayu Lantik Bupati Harda Sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Sleman
Polresta Sleman masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan identitas dan penyebab kematian korban.
BACA JUGA: Sidang Pembakaran Tenda Polda DIY, Jaksa Bambang Prasetya Disoraki 'Gegara' Belum Siap Tuntutan
"Masih dilakukan pemeriksaan terkait identitas dan penyebab kematian korban," sambungnya.
"Polresta Sleman mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian," pesannya. (Opo)
