Forum GTT-PTT Bantul Mengadu ke Bupati Agar Jadi Pegawai Honorer

share on:
Para GTT-PTT Bantul diterima audiensi oleh Bupati Abdul Halim Muslih || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para Guru dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) Non K (GTKHNK35+) atau sudah mengabdi bertahun tahun namun belum menjadi Pegawai Honorer K3 akibat tidak linier (karena umurnya sudah 35 tahun), beraudiensi miminta dukungan serta bantuan kepada Pemkab Bantul.

Mereka berharap Pemkab Bantul cq Bupati Abdul Halim Muslih dapat mengupayakan perbaikan status sedemikian rupa, sehingga nasibnya bisa lebih baik.

“Kami mewakili para GTT/PTT Non K3 se-Bantul yang jumlah seluruhnya mencapai 1.300 orang bermaksud agar Bapak Bupati bisa memberikan solusi memperbaiki statusnya ataupun kesejahteraan GTT/PTT,” kata Ketua Forum GTT/PTT Non K Kabupaten Bantul, Triyani usai audensi dengan Bupati Bantul, di ruang kerjanya, Jumat (14/1).

Triyani mengatakan, pihaknya sudah mengabdi cukup lama di Sekolah Negeri. Namun justru tidak  berhasil menjadi guru Honorer K3 karena tidak linier/ terbentur umurnya sudah 35 tahun.     

Ia mewakili rekan-rekan senasib berharap Pemkab Bantul membantu dan merekomendasi surat permohonan yang akan diajukan oleh Forum GTT/PTT Bantul ke Pemerintah DIY (Gubernur) dan dilanjutkan ke Pemerintah Pusat. Isi surat itu intnya agar GTT/PTT Non K Bantul bisa diperhatikan pemerintah.

Menanggapi hal itu, Bupati Bantul Abdul Hakim Muslih didampingi Sekda Helmi Jamharis, Kepala Dinas Pendidikan Dasar Pemuda dan Olahraga Isdarmoko serta sejumlah kepala OPD dan Asek, mengatakan akan membantu dan berupaya dengan sungguh sungguh meneruskan aspirasi tersebut. 

“Terkait dengan akan adanya pengiriman surat permohonan ke Pemerintah DIY dan dilanjutkan ke Pemerintah Pusat kami akan membatunya,” tukas Halim. 

Sedangkan terkait dengan yang bisa dilakukan oleh Pemkab Bantul, juga akan diupayakan alternatifnya secara serius. Misalnya jika memungkinkan GTT/PTT Non K tetap akan dipekerjakan di Bantul dengan statusnya sebagai Pegawai Honorer. Ini maksudnya agar tetap bekerja. Sehingga para GTT/PTT ini yang tersingkir tetap bisa  bekerja. (Spd)

 


share on: