Dua Siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogya Raih Tiga Medali Internasional di Filipina

share on:
Selebrasi sang juara SEA Trophy Manila Series Open Short Track Competition yang digelar di Manila, Filipina || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Siswa SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta kembali mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di kancah olahraga internasional. Ramadhan Harits Kuswara sukses meraih tiga medali dalam ajang SEA Trophy Manila Series Open Short Track Competition yang digelar di Manila, Filipina.

BACA JUGA: UMY Luncurkan Program Pendampingan di Lapas Wirogunan, Perkuat Spiritualitas Kemanusiaan

Kejuaraan internasional tersebut berlangsung pada 10–11 Januari 2026 di SM Skating Mall of Asia, Pasay City, Filipina, dan diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai negara anggota International Skating Union (ISU). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di tingkat dunia.

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Ajukan Praperadilan, Menilai Perpanjangan Penahanannya Kadaluarsa

Dalam ajang bergengsi tersebut, Ramadhan Harits Kuswara tampil impresif di sejumlah nomor perlombaan. Ia berhasil menyabet medali emas pada nomor Relay Mix CD 2000 meter, medali perak pada kategori Junior C 500 meter, serta medali perunggu pada kategori Junior C 1500 meter.

BACA JUGA: Bulan K3 2026 Dimulai, Menaker Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kecelakaan Kerja

Raihan tiga medali dari nomor yang berbeda menunjukkan kemampuan teknik, kecepatan, daya tahan fisik, serta kematangan mental bertanding yang dimiliki Ramadhan. Khusus nomor relay mix, keberhasilan tersebut juga mencerminkan kerja sama tim yang solid dan strategi yang matang di lintasan short track.

BACA JUGA: Dishub Bantul akan Merealisasi Pembangunan 484 LPJU

SEA Trophy Manila Series merupakan kejuaraan skating tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Philippine Skating Union dan telah mendapatkan pengesahan resmi dari International Skating Union.

Kompetisi ini terbuka bagi seluruh anggota ISU dan dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi ISU tahun 2025 beserta komunikasi resmi yang berlaku. Sistem pertandingan menggunakan format all final system, dengan mekanisme babak kualifikasi hingga final A dan final B. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang penting di kawasan Asia Tenggara untuk mengukur perkembangan dan kualitas atlet muda, khususnya di cabang short track speed skating.

BACA JUGA: Hakim Tipikor Yogyakarta Tolak Eksepsi Sri Purnomo, Tim Jaksa Siap Hadirkan Saksi-saksi

Ramadhan Harits Kuswara menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang berhasil diraihnya. Ia menuturkan bahwa pencapaian tersebut dipersembahkan untuk keluarga serta almamater tercinta, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

BACA JUGA: Rekonstruksi Pembunuhan Berlatar Asmara di Ambarketawang, Tersangka Peragakan 23 Adegan

Menurutnya, kesempatan berlaga di kejuaraan internasional menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasinya untuk terus berkembang dan mengikuti kompetisi dengan level yang lebih tinggi. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini diraih melalui perjuangan yang panjang, latihan yang disiplin, serta semangat pantang menyerah dalam setiap pertandingan.

BACA JUGA: Penipuan Online 'Love Scamming' di Sleman Miliaran Rupiah Diungkap Satreskrim Yogya

Kepala SMA Muhi Yogyakarta, Drs H Herynugroho MPd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh Ramadhan. Ia menegaskan, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berkomitmen menjadi sekolah yang ramah terhadap seluruh potensi dan bakat peserta didik.

BACA JUGA: Wow! Inilah Tiga Destinasi Wisata di Pansela Bantul yang Tanpa Retribusi

"Kompetisi internasional memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, dan wawasan global bagi pelajar. Pihak sekolah akan terus mendukung dan memaksimalkan pembinaan prestasi agar semakin banyak siswa yang mampu berkiprah dan mengharumkan nama sekolah serta bangsa di tingkat internasional," tandasnya, Selasa (13/1/2026). (*/red)


share on: