Upacara Hari Jadi ke-193 Kabupaten Bantul, Ini Pesan Gubernur HB XYogyapos.com (BANTUL) - Tiga remaja Fa (17) asal Sleman, Ak (16) dan Dr (16) warga Bantul yang diduga melakukan pembacokan terhadap korban Listanto Perdana Nugroho (24), berhasil ditangkap petugas Polsek Kasihan, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengungkapkan, peristiwa pembacokan terjadi pada 18 Juli 2024 sekira 23.56 WIB, di depan Conter Jaguar, Soragan Ngestiharjo Kasihan Bantul.
BACA JUGA: Keributan Upaya Penarikan Mobil oleh Empat DC Selesai di Kantor Polisi
Ketika itu korban sedang berada di dalam rumah mendengar suara orang teriak-teriak. Ia bergegas keluar rumah mengetahui suara teriakan itu bersasal dari orang yang mengendarai sepeda motor berboncengan tiga alias cenglu (boncengan telu) dengan kecepetaan tinggi.
Sesampai di depan conter Jaguar Dusun Soragan, pelaku balik arah. Selanjutnya salah seorang pelaku mengayunkan celurit mengenai tubuh Damar Sasongko dann Listanto.
BACA JUGA: Upacara Hari Jadi ke-193 Kabupaten Bantul, Ini Pesan Gubernur HB X
Atas kejadian tersebut, Listanto mengalami luka bacok pada bagian lengan kanan. Sedangkan Damar Sasongko mengalami luka bacok pada jari tengah kanan.
Celurit yang digunakan pelaku membacok warga Soragan || YP-Supardi
“Setelah itu para pelaku lari ke arah selatan. Sementara Damar Sasongko dan Listanto ditolong dan di bawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta oleh warga,” terang AKP Jeffry.
BACA JUGA: Bemula dari Suara 'Klotok-klotok' Ternyata Sebuah Rumah Terbakar
Berkat laporan korban, anggota unit Reskrim Polsek Kasihan dan anggota Buser Polres maupun Jatanras Polda DIY segera melakukan penyelidikan meminta keterangan saksi-saksi maupun menyusuri CCTV di sekitaran TKP.
Dari rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi inilah polisi berhasil menangkap tiga pelaku hampir bersamaan di wilayah Bantul.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 sepeda motor Yamaha MX dengan Nomor Polisi AB 5995 ** warna hitam. Satu jaket hody warna abu abu yang dipakai pelaku, satu buah helem scopy warna putih yang dipakai pelaku saat melakukan penganiayaan dan dua bilah celurit.
“Ketiga pelaku masih disidik di Mapolres Bantul,” pungkas Jeffry. (Spd)
