Yogyapos.com (BANTUL) – Upacara memperingati Hari Jadi ke-193 Kabupaten Bantul, di Lapangan Trirenggo, Sabtu (20/7/2024) berlangsung semarak.
Wakil Gubernur DIY Sri Paduka PA XI bertindak sebagai Pemimpin Upacara, menyampaikan amanat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang pada intinya bahwa Peringatan Hari Jadi 2024 kali ini diharapkan mampu memberikan kemajuan bagi Bantul.
BACA JUGA: Bemula dari Suara 'Klotok-klotok' Ternyata Sebuah Rumah Terbakar
“Melalui kegiatan ini menjadikan masyarakat Kabupaten Bantul yang harmonis dan berkeadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI,” ungkapnya.
Upacara HUT ke-193 Bantul || YP-Supardi
Konsekuensi itu sebagaimana tema Hari Jadi Ke-193 Bantul yaitu Bersatu Membangun Bantul Maju, Sejahtera dan Berkeadilan.
“Maka Pemkab Bantul bersama masyarakat harus bersatu padu memajukan wilayah ini dengan menggarap potensi yang ada,” tambahnya.
BACA JUGA: Dihadapan Santri, Gus Hilmy Tegaskan Sikap Toleran Bukan Berasal dari Keadaan Lemah
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan Pemkab sudah, sedang dan akan berupaya semaksimal mungkin memajukan wilayahnya melalui berbagai cara dan upaya.
“Diantara yang utama yaitu di bidang lingkungan hidup Bantul berupaya mewujudkan bebas sampah di tahun 2025,” kata Bupati.
BACA JUGA: Keributan Upaya Penarikan Mobil oleh Empat DC Selesai di Kantor Polisi
Sedangkan mantan Bupati Bantul yang juga anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan, Drs HM Idham Samawi di sela acara ini menyatakan, mensejahterakan bangsa merupakan kewajiban pemerintah. Mensejahterakan rakyat Bantul juga harus dilakukan oleh Pemkab Bantul.
Ucapan selamat || YP-Supardi
“Jika dikaitkan dengan temanya, maka bahwa melindungi masyarakat merupakan kewajiban bagi Pemkab Bantul. Tentunya hal itu juga telah ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dengan hasil yang sudah relatif lumayan,” kata Idham.
BACA JUGA: Pola Asuh Anak Perlu Disesuaikan dengan Zamannya
Pada kesempatan ini juga nampak hadir beberapa tamu kehormatan diantranya para mantan Bupati dan Wakil Bupati Bantul seorang diantaranya Hj Sri Surya Widati.
Abdul Halim saat menyampaikan laporan didampingi dan diikuti Wakil Bupati Joko Purnomo, Sekda Agus Budi dan para asisten dan Kepala OPD dan (Badan Usaha Milik Daeraah (BUMD) Bantul yaitu PDAM, Bank Bantul dan PD Aneka Dharma. Selain itu juga diikuti oleh para nggota Forkompimda Kabupaten Bantul seorang diantaranya Kapolres AKBP Michail R Risakotta.Kirab mie lethek sebagai salah satu ikon makanan
Kirab mie lethek sebagai salah satu makanan khas Bantul || YP-Supardi
Usai upacara dilanjutkan kirab bregodho prajurit, kesenian, dan gunungan potensi Bantul dari seluruh OPD dan BUMD. Setiap kapanewon menampilkan potensinya masing-masing.
BACA JUGA: Kustini di Bazar ASPPIN: Tadi Saya Coba Rasanya Enak
Dari sejumah gunungan yang dikirabkan dengan diiringi bregodho prajurit adalah gunungan mie lethek yang khas dari Kapanewon Srandakan dan makanan kue cowo dari Bambanglipuro.
Start dimulai dari Lapangan Trirenggo dan finish di Lapangan Paseban Bantul atau dengn jarak tempuh sekitar 1 km. Kirab menyedot perhatian dan menjadi tontonan ribuan orang. (Spd)
