Yogyapos.com (SLEMAN) - Ratusan peserta yang tergabung dalam Ikatan Muslimat Jami'yah Sholawat (Imjat) DIY mengikuti parade hadroh pada di Gedung Serbaguna Padukuhan Sedan Kalurahan Sariharjo Kapanewon Ngaglik, Sleman, Minggu (21/7/2024).
BACA JUGA: Dinas Koperasi Sleman Ajak Masyarakat 'Geber Gaspol' di Lapangan Denggung
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo hadir di acara ini mengapresiasi, bahwa sejumlah keutamaan dengan membaca sholawat yang bisa diraih umat Islam. Membaca sholawat dapat menjadi bentuk pujian kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus doa yang bernilai pahala.
BACA JUGA: Jemaah Haji yang Masih Dirawat di RS Saudi Tetap Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah
“Bersholawat itu menenteramkan hati, adanya parade hadroh dengan bersholawat diharapkan kita semakin dekat dengan Allah SWT,” ujar Kustini.
Penampilan hadroh disela menyambut kedatangan Bupati Sleman || YP-Eko Purwono
Ia berharap melalu kegiatan ini dapat memunculkan sumber daya yang unggul, Pemerintah Kabupaten akan mendorong peningkatan kegiatan kesenian hadroh dengan masif mengucurkan dukungan.
BACA JUGA: Dihadapan Santri, Gus Hilmy Tegaskan Sikap Toleran Bukan Berasal dari Keadaan Lemah
“Insya Allah ke depan kita terus berkomunikasi, kita bisa memberi insentif atau bagaimana, kita akan bicarakan bersama-sama,” tutur Bupati.
Ketua Imjat DIY Ragil Mumpuni menuturkan, parade hadroh bertujuan untuk merajut tali silaturahmi, dan yang terpenting untuk menyuarakan lantunan sholawat. Kegiatan digelar setiap 6 bukan sekali dengan lokasi berbeda, kali ini didukung Pemkab Sleman dan Dinas Kebudayaan DIY.
BACA JUGA: Oknum 'M' Resmi Tersangka Pungli di Lapas Cebongan Tapi Belum Ditahan
“Kegiatan kali ini diikuti 47 kelompok dari seluruh DIY, kita undang sekitar 1.000 orang, jadi ini bukan perlombaan tapi menjalin silaturahmi dan bersholawat bersama,” tutur Ragil
BACA JUGA: Mirza Anfansuri Ketua Umum Porserosi Sleman, Siap Memajukan Olahraga Sepatu Roda
Melalui seni religi ini, dirinya berharap kiprah Imjat makin dikenal masyarakat luas bahkan bisa mendunia.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berfoto bersama usai menyampaikan bantuan kepada kelompok hadroh anggota Imjat || YP-Eko Purwono
“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat diekspos dimana-mana, supaya kita bisa go internasional dengan sholawat ini,” sebut wanita yang pernah menjadi salah satu model di video klip tembang Negeri di Awan karya Katon Bagaskara ini.
BACA JUGA: Rilis Lagu Bareng Indonesia Record, Jennifer Aurelia Usung Tema Keluarga Harmonis
Ketua Grup Sanggar Seni Hadroh Al Hidayah Padukuhan Sedan Zumrotul Asiah, selaku tuan rumah berharap melalui kegiatan ini para peserta tidak hanya bersholawat namun bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam rangka meningkatkan takwa kepada Allah SWT.
BACA JUGA: Cenglu dan Bacok Warga, Tiga Remaja Bersenjata Celurit Diamankan di Mapolres Bantul
Sedangkan pendiri Imjat Ahmad Mahmudi mengungkapkan, sejauh ini Pemerintah telah menaruh perhatian kepada grup-grup kesenian religi d bawah naungannya.
BACA JUGA: Bemula dari Suara 'Klotok-klotok' Ternyata Sebuah Rumah Terbakar
“Kami telah memiliki SK dan NIK dari Pemkab Sleman, setiap grup ada danais sekitar Rp 10.000.000, daei Pemerintah Sleman memperhatikan termasuk seni islami,” jelas Mahmudi. (Opo)
