Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Abdul Halim Muslih menyatakan pihaknya akan menindak tegas terhadap para pelaku pelecehan seksual maupun perundungan (bullying) kepada para siswa sekolah.
BACA JUGA: Akhir Lusono Bersyukur Kiprahnya Sebagai Penyiar Terdeteksi KPID DIY
"Mulai saat ini para pelaku pelecehan seksual, perundungan kepada paras siswa sekolah akan diterapkan peninindakan secara tegas,” tandas Bupati Bantul pada acara khusus pembinaan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan Kabupaten Bantul, di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/10/2025).
Dalam acara yang diikuti sekitar 10.000 peserta ini, orang nomor satu Bantul menegaskan bahwa terutama para guru laki-laki yang melakukan pelecehan seksual langsung akan diberlakukan pemecatan tanpa melalui peringatan satu dan dua terlebih dahulu. Demikian pula para pelaku perundungan juga akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Kejari Sleman akan Layangkan Panggilan ke Sri Purnomo Sebagai Tersangka
"Mulai saat ini, harus tidak terjadi lagi perbuatan tak pantas dan nista itu di Bantul,” tambahnya.
Para peserta pembinaan di Stadion Sultan Agung || YP-Supardi
Pelecehan seksual oleh guru dan tenaga kependidikan kepada para siswanya adalah perbuatan yang tidak masuk akal. Selain itu juga merusak citra diri pelaku, korp, lembaga pendidikan bahkan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Menteri AHY Terpukau Arsitektur Jembatan Pandansimo, Segera Lapor Presiden
"Hal itu tidak semestinya terjadi di Bantul, yang telah memperoleh predikat Kabupaten layak anak tingkat tinggi. Predikat itu jangan sampai dirusak oleh adanya pelecehan sexsual ataupun perundungan kepada siswa. Prestasi harus dijaga bersama,” ujarnya.
Usai menyampaikan pesan itu, Abdul Halim menyampaikan pihaknya telah memperoleh laporan tentang adanya pelecehan seksual terhadap anak yang di dilakukan oleh guru terhadap siswanya. Selama tahun 2024/2025 ada empat laporan kasus dan telah dilakukan penanganan oleh lembaga yang berwenang.
BACA JUGA: Titiek Soeharto Dukung Akselerasi Hilirisasi Produk Olahan Susu
"Para pelaku sudah diambil tindakan sangsi diantaranya berupa penuruanan pangkat dan dipindahtugaskan. Marilah kita perkuat Bantul sebagai Bumi Ksatria dan hindari pelecehan sexsual dan perundungan kepada para siswa sekolah atau kepada siapapun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Susanto menyampaikan kegiatan penyelenggaraan pembinaan sangat diharapkan dapat mencegah perbuatan amoral.
BACA JUGA: Lakalantas di Jalan Yogya-Parangtritis, Pesepeda Meninggal Dunia
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan testing prestasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 yang telah diraih Bantul. Secara simbolis penghargaan diberikan kepada Kepala DP3APPKB Bantul, Ninik Istitarini Apt MPH. (Spd)
