Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan Sosialisasi Skema Pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi, di Kampus II Gedung St. Thomas Aquinas, Rabu (15/10/2025).
BACA JUGA: Afnan Malay Siap Hadirkan 'Anjing Berbukit Kabut' di Kaliurang
Program RIIM Kompetisi merupakan salah satu skema pendanaan riset dari BRIN yang berfokus pada penelitian dengan unsur kebaruan dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Program ini bertujuan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi serta paten, dan terbuka bagi berbagai pihak seperti organisasi masyarakat, badan usaha, lembaga riset, maupun perguruan tinggi.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan dari Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAJY Prof Dr I Putu Sugiartha Sanjaya SE MSi Ak CA, serta Deputi BRIN, Raden Arthur Ario Lelono PhD.
BACA JUGA: Kecam Tayangan Trans7, Gus Hilmy: Melukai Martabat Pesantren
Dalam sambutannya, Prof Putu menyampaikan rasa bangganya karena pada tahun ini UAJY berhasil lolos satu proposal riset BRIN dari Program Studi Arsitektur. Ia menuturkan supaya kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen dan peneliti di UAJY untuk lebih aktif berpartisipasi dalam skema pendanaan BRIN.
Prof Putu menyampaikan harapannya agar dosen-dosen UAJY semakin terdorong untuk menuangkan gagasan dan ide-ide kreatif ke dalam proposal penelitian mereka yang berkualitas.
BACA JUGA: Harda Kiswaya: Ketersediaan Pangan adalah Hak Setiap Manusia
“Semoga ke depan ada proposal yang bisa kita buat dan ada proposal yang bisa lolos, saya mengucapkan terima kasih kepada BRIN yang telah memberikan sosialisasi skema pendanaan RIIM Kompetisi 2025 ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Raden Arthur Ario Lelono PhD menjelaskan bahwa BRIN saat ini memiliki 12 organisasi riset yang mencakup berbagai bidang, seperti penerbangan dan antariksa, maritim, lingkungan, pertanian dan pangan, kesehatan, ilmu sosial dan humaniora, antropologi bahasa dan sastra, teknologi manufaktur, material tata kelola pemerintahan, ekonomi dan kesejahteraan, serta elektronika dan informatika.
BACA JUGA: Aliansi Mahasiswa Beri Masukan ke DPR Soal RKUHAP dan Program Strategis Pemerintah
“BRIN memiliki 80 pusat riset dan itu yang akan menjadi kolaborasi riset bapak ibu di perguruan tinggi maupun di lembaga lain, skema kami terbuka dan bersifat inklusif,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ayogi Brotokusumo ST dari BRIN memaparkan tata cara pendaftaran dan penggunaan website RIIM Kompetisi sebagai panduan dalam pengajuan proposal penelitian.
BACA JUGA: Unjuk Rasa Ratusan Penambang di BBWSSO Yogyakarta, Sempat Diwarnai Blokade Jalan
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian dosen UAJY, sekaligus memperluas jejaring riset dengan BRIN untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (*/Red)
