Yogyapos.com (YOGYA) - Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH MSos MM meninjau langsung pelaksanaan latihan Pencak Silat Militer (PSM), di Lapangan Apel Makorem setempat, Rabu (21/2/2026).
BACA JUGA: Bupati Harda Beri Arahan Forum Konsultasi Publik Penyediaan Infrastruktur Penerangan Jalan
Kehadiran Danrem di tengah-tengah prajurit tidak hanya untuk melihat jalannya latihan, tetapi juga memberikan motivasi agar kemampuan bela diri terus diasah secara berkelanjutan. Menurut Danrem, keterampilan PSM merupakan bekal penting bagi setiap prajurit yang harus dilatih dan dipraktikkan secara rutin agar tidak hilang.
BACA JUGA: Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh
“Kemampuan dan keterampilan PSM harus terus diasah, dilatihkan, dan dipraktikkan. Dengan pembiasaan yang berkelanjutan, prajurit akan semakin terampil dan siap menghadapi berbagai situasi,” tegas Danrem.
BACA JUGA: Dua Hal Benar dari Rocky Gerung
Lebih lanjut, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menekankan bahwa setiap prajurit idealnya memiliki minimal dua keterampilan bela diri. Namun demikian, sesuai dengan petunjuk komando atas saat ini, Pencak Silat Militer menjadi salah satu bela diri utama yang wajib dikuasai.
BACA JUGA: KKN Fest UAJY Jadi Ruang Apresiasi Karya Mahasiswa di Gunungkidul
Untuk menjaga dan meningkatkan kemahiran tersebut, Danrem juga mengingatkan agar setiap kegiatan olahraga diawali dengan pemanasan yang diisi latihan PSM. Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga ingatan, refleks, serta ketangkasan prajurit.
BACA JUGA: Praperadilan terhadap Polda Ditolak, Penyidikan dan Penahanan Wajiran Berlanjut
“Dengan membiasakan PSM dalam setiap jadwal olahraga, prajurit akan selalu ingat gerakan dan semakin mahir,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, seluruh Kasi Korem 072/Pamungkas, Dandenma Kabalak, prajurit, dan PNS Makorem 072/Pamungkas. (*/red)
