Yogyapos.com (SLEMAN) - Jumlah kunjungan wisatawan di destinasi di Kabupaten Sleman selama periode libur Isra' Mi'raj dan Imlek 2025 (24-29 Januari 2025) adalah 269.014 kunjungan. Hampir 96% wisatawan yang berkunjung ke Sleman berasal dari Pulau Jawa, dimana 85% di antaranya berasal dari Jawa Tengah.
Demikian disampaikan Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto SE MEcDev kepada yogyapos.com, Jumat (31/1/2025). Terkait hal itu, pihaknya perlu memperhatikan fenomena lipstick effect dalam melakukan prediksi jumlah kunjungan wisatawan dan belanja wisatawan selama tahun 2025.
BACA JUGA: Refleksi Musibah Laka Laut Pelajar di Pantai Drini
“Istilah Lipstick Effect, sebagaimana disampaikan Prof Renald Kassali, pertama kali dicetuskan oleh Chairman Emeritus The Estee Lauder Companies Inc Leonard Lauder saat tragedi 9/11 di Amerika Serikat (AS). Saat itu, daya beli masyarakat turun dan membuat mereka sulit mencari pekerjaan. Namun Lauder melihat keanehan terhadap penjualan lipstik yang justru meningkat. Sehingga, terjadilah efek yang disebut sebagai kemewahan yang terjangkau, dan lipstick adalah satu kemewahan yang harganya tidak terlalu mahal,” tandasnya.
Terkait kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman, lanjutnya, masyarakat mencari kemewahan untuk mendapatkan kebahagiaan dengan cara yang terjangkau, yakni melakukan aktivitas liburan.
BACA JUGA: Bupati Kustini Hadiri Pelantikan Pengurus KKI Sleman
“Alhasil, destinasi yang ada di Kabupaten Sleman ramai dikunjungi dan alhamdulillah, okupansi hotel yang ada di DIY umumnya dan di Kabupaten Sleman khususnya berada di atas 75%, bahkan banyak yang mencapai 100%", jelasnya.
Selama libur Isra' Mi'raj dan Imlek 2025, rerata kunjungan harian adalah 44.836 kunjungan. Kunjungan tertinggi tercatat pada tanggal 26 Januari 2025 (64.994 kunjungan) dan terendah pada tanggal 24 Januari 2025 (18.613 kunjungan). Kunjungan tertinggi yang terjadi pada 26 Januari 2025 saat wisuda sarjana di UPN "Veteran" Yogyakarta dan Universitas Amikom pada tanggal 25 Januari 2025. Dari data sementara, rerata kunjungan harian libur Isra' Mi'raj dan Imlek 2025 lebih kecil dari pada rerata kunjungan harian libur Nataru (sebanyak 49.751 kunjungan).
BACA JUGA: Remaja Belia Diduga Bawa Kabur dan Mengintimi ABG, Ditangkap di Apartemen
Destinasi wisatawa yang paling banyak dikunjungi adalah Candi Prambanan (93.777 kunjungan) dan Volcano Tour (62.846 kunjungan). Puncak kunjungan di Candi Prambanan terjadi pada 26 Januari 2025 (23.098 kunjungan). Sedangkan puncak Volcano Tour terjadi pada 29 Januari 2025 (12.112 kunjungan).
Apabila dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada minggu sebelumnya, terdapat kenaikan sampai dengan 25%. Hal ini melebihi prediksi kunjungan yang telah dibuat sebelumnya yakni 2,5% - 3%, dengan asumsi kondisi cuaca yang ada dan kondisi perekonomian masyarakat. (Iud)
