Wira Sasongko Putro: Pemberlakuan Satu Arah Jalan Gito Gati dan Kapten Haryadi

share on:
Skema pemberlakuan satu arah di Jalan Gito-Gati dan Jalan Kapten Haryadi di Kabupaten Sleman || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYAKARTA) - Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY akan melaksanakan pekerjaan preservasi jalan ruas Denggung - Wonorejo - Tambakan di Kabupaten Sleman, dimulai akhir Mei 2023.

Guna menunjang kelancaran proses konstruksi maka akan diberlakukan sistem satu arah lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan tersebut.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY, Wira Sasongko Putro ST mengatakan pemberlakuan sistem satu arah dilakukan agar masyarakat tetap dapat memanfaatkan fasilitas jalan, di sisi lain pekerjaan proyek dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.

“Pemberlakuan sistem satu arah diterapkan di ruas Jalan Gito-Gati dan di Jalan Kapten Haryadi,” ungkap Wira, Kamis (25/5/2023).

Lalu lintas kendaraan hanya diperbolehkan untuk satu arah dari timur menuju arah barat, untuk di Jalan Kapten Haryadi dari simpang 3 Jalan Kaliurang menuju Jalan Palagan. Sementara itu pada rusas Jalan Gito-Gati juga satu  arah mulai simpang Wonorejo hingga Jalan Magelang atau simpang 4 Denggung.

“Penerapan sistem satu arah dimulai pada tanggal 29 Mei hingga Oktober 2023, pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dan pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Denggung - Wonorejo - Tambakan, Pemerintah DIY melalui APBD mengalokasikan anggaran Rp 15.2 miliar dengan item pekerjaan meliputi pelebaran jalan menuju standar dan penanganan drainase.

“Kami kerjakan pelebaran jalan sekaligus pekerjaan drainase,” imbuhnya. (Opo)

 

 

 


share on: