Wabup Sleman Dorong TPPS Pemetaan Stunting

share on:
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat memberi arahan dalam rapat koordinasi TPPS Kapanewon Pakem yang diselenggarakan di Aula Kantor Kalurahan Purwobinangun, Selasa (24/1/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri rapat koordinasi TPPS Kapanewon Pakem yang diselenggarakan di Aula Kantor Kalurahan Purwobinangun, Selasa (24/1/2023).

Danang dalam arahnya menyampaikan,  permasalahan stunting masih menjadi salah satu prioritas pemerintah baik daerah maupun pusat. Dalam setiap rapat koordinasi yang bersifat nasional terdapat dua permasalahan yang masih menjadi perhatian yakni, stunting dan kemiskinan.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-wafat-dubes-luar-biasa-dr-muhammad-prakosa-dimakamkan-di-bantul--9505

“Stunting dan kemiskinan menjadi dua permasalahan yang menjadi perhatian pusat. Bahkan ditekankan oleh presiden dalam rapat Forkopimda seluruh Indonesia untuk segera menyelesaikan masalah stunting dan kemiskinan di daerah masing-masing,” katanya.

Danang menilai beberapa wilayah memiliki penyebab yang berbeda sehingga terdapat kasus stunting di suatu wilayah. Adanya perbedaan faktor penyebab stunting di suatu wilayah, menentukan kebijakan atau program yang akan diimplementasikan dalam percepatan penurunan stunting di Sleman.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-marsma-dedy-susanto-se-menjabat-danlanud-adisutjipto-gantikan-marsma-azhar-aditama-9503

Ia juga menjelaskan, secara data kondisi stunting di Kabupaten Sleman mengalami penurunan. Pada tahun 2022 angka stunting di Kabupaten Sleman sudah menurun hingga di angka 6,88 % dan 6,92 % di tahun 2021.

Namun demikian menurutnya upaya upaya percepatan stunting masih perlu ditingkatkan. “Maka dari itu TPPS Kabupaten Sleman melibatkan beberapa instansi melakukan monitoring secara langsung untuk diskusi, mendengarkan, mengumpulkan data, sehingga akan diketahui kondisi riil, khususnya di wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi,” ungkapnya.

Selain Wakil Bupati Sleman, rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Kapanewon dan Kalurahan ini, diselenggarakan dalam rangka monitoring serta evaluasi percepatan penurunan stunting di wilayah Kapanewon Pakem. (Agn)

 


share on: