UNY Siap Laksanakan Kuliah Luring Bagi Mahasiswa Semester 2 dan 6

share on:
Plt Rektor UNY, Margana (kiri) saat memberikan keterangan pers || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) siap melaksanakan pembelajaran secara luring namun diprioritaskan bagi mahasiswa Semester 2 dan 6. Kebijakan ini dilakukan karena Semester 2 belum pernah bertemu dosen, sedangkan Semester 6 agar segera bisa menyelesaikan studinya. Semester 4 bisa dilaksanakan secara daring karena masih ditengah-tengah. Untuk mahasiswa S2 dikedepankan kuliah daring karena tinggal penyelesaian dari apa yang sudah didapatkan pada jenjang S1.

Demikian diungkapkan Plt. Rektor UNY Margana dalam jumpa pers di Hotel Dafam Yogyakarta, Senin (21/12/2020). Kegiatan tersebut dalam rangka sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru bagi Kepala Sekolah SMA, MA, SMK negeri dan swasta se-DIY.

Lebih lanjut Margana menyampaikan apabila mahasiswa dan dosen memiliki penyakit penyerta maka tidak perlu kuliah luring, begitu pula bila dosen berusia diatas 55 tahun dipersilakan manasuka.

“Inilah yang sedang kami kaji bersama dengan BEM dan DPM,” kata Margana. Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni tersebut pada bulan Januari akan disampaikan keputusannya karena pada awal Februari kuliah akan dimulai. Untuk waktu kuliah normal 1 SKS 50 menit namun dalam masa pandemi ini dibuat 30 menit, jadi untuk 2 SKS selama 60 menit. Untuk sela waktu kuliah yang dahulu 15 menit ditingkatkan menjadi satu jam.

Untuk pembelajaran mata kuliah praktik, jika dapat dilakukan dengan project based learning maka bisa dengan daring. Namun apabila tidak bisa maka dilaksanakan secara luring dengan menggunakan skema 50% jumlah mahasiswanya baik teori maupun praktik.

“Misalnya mahasiswa dengan nomor induk ganjil masuk pada pertemuan pertama dan mahasiswa nomor induk genap masuk pada pertemuan kedua. Ini yang sudang kami kaji,” jelasnya.

Memperhatikan saran dari Pemerintah Daerah tentang adanya C3 (Covid Crisis Center) Margana mengatakan bahwa UNY juga memiliki C3 dan siap kolaborasi dengan yang ada di Kabupaten maupun Provinsi. Mengingat sebagian mahasiswa UNY berasal dari luar DIY ada satu klausul lagi dimana untuk kuliah luring juga perlu ijin orang tua.

“Apabila orang tua tidak mengijinkan maka juga tidak harus ikut. UNY lebih memberikan kenyamanan psikologis, akademis, sosial budaya, lingkungan dan spiritual. Agar kuliah juga nikmat tidak sekedar formalitas.” tutup Margana. (*/Met)


share on: