Universitas Alma Ata Naik Ranking, Prof Hamam Hadi Akademisi Berwibawa di Kancah Internasional

share on:
Rektor UAA Yogyakarta, Prof Dr Hamam Hadi MS ScD SpGK menunjukkaan grafik progres perguruan tinggi yang dipimpinnya kepada wartawan di Kampunya Jalan Ringroad Barat, Kasihan, Bantul, Rabu (8/2/2023) || YP-Ismet NM Haris

Yogyapos.com (BANTUL) – Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta semakin moncer eksitensinya sebagai perguruan tinggi yang berprestasi dan berwibawa. Terbukti pada Januari 2023 naik ke ranking 66 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Indonesia setelah setahun sebelumnya berada di ranking 104.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-prof-hamam-hadi-jangan-sungkan-lakukan-kebijakan-onoff-dalam-penanggulangan-covid19-2328

Raihan prestasi yang sekaligus menempatkan UAA berada di ranking 1 diantara 270 Perguruan Tinggi NU, serta ranking ke 22 PTS Indonesia tersebut tentu menggembirakan seluruh civitas akademika.

Kampus UAA di Jalan Ringroad Barat, Kasihan, Bantul || YP-Ismet NM Haris

“Atas nama pimpinan UAA menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada para dosen dan seluruh civitas akademika UAA atas segala dedikasi dan perjuangannya. Terima kasih kami sampaikan juga kepada masyarakat luas atas dukungan dan doa baiknya untuk UAA,” ujar Rektor UAA Yogyakarta, Prof Dr Hamam Hadi MS ScD SpGK kepada wartawan di Kampunya Jalan Ringroad Barat, Kasihan, Bantul, Rabu (8/2/2023).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-artikel-prof-hamam-dibutuhkan-resolusi-baru-untuk-sukses-penanggulangan-covid19-2166

Prof Hamam mengungkapkan, UAA pada mulanya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alma Ata (STIKES Alma Ata). Didirikan pada tahun 2006 oleh para Cendikiawan Muslim dan para Ulama Pesantren. Kemudian sejak 21 Desember 2015 berubah menjadi Universitas Alma Ata, yang tujuannya tidak lepas dari misi pesantren sebagai lembaga pendidikan dan dakwah sekaligus mengemban misi sosial.

“Sebagai lembaga pendidikan, UAA mempunyai misi mencerdaskan anak bangsa Indonesia, melahirkan para ilmuwan dan peneliti muda, para profesional dan para praktisi muda di berbagai bidang yang inovatif, adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing global,” terang Prof Hamam.

Sebagai lembaga dakwah, UAA akan terus berada di garis depan dalam mengajarkan dan membumikan nilai-nilai Islam inklusif rahmatan lil’alamin, mengajarkan dan memberi keteladanan dengan akhalaqul karimah, merawat serta memupuk nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Disamping itu UAA juga akan berada di garis depan dalam upaya mengembangkan dan memajukan peradaban dunia.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-rakenas-lptnu-rumuskan-arah-pendidikan-tinggi-di-momen-satu-abad-nu-9632

Sedangkan sebagai lembaga sosial, UAA memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi signifikan dalam upaya untuk bisa meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia dari waktu kewaktu.

Siapa pun layak kagum terhadap progres UAA dari peningkatan dari tahun ke tahun. Simaklah dari segi ranking, pada 2016 atau setahun setelah berubah menjadi universitas, UAA masih berada pada ranking 2928. Setahun kemudian naik menjadi ranking 2500. Pada 2018 UAA melompat tinggi ke ranking 254, tahun 2019 naik ke ranking 174, dan pada tahun 2020 naik lagi ke ranking 149 versi Kemendikbudristek.

Mulai tahun 2021 Kemendikbud ristek tidak lagi mengeluarkan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia, namun ranking UAA masih terus tetap bisa dimonitor kenaikannya melalui lembaga pemeringkatan dunia seperti webometrics dan ADScientific Index.

Berdasarkan webometrics UAA menempati ranking 129, kemudian pada tahun 2022 naik menjadi ranking 104, dan terakhir pada Januari 2023 UAA menempati ranking 66 dari seluruh PTN dan PTS di Indonesia, ranking 1 diantara PTNU se-Indonesia, dan ranking 22 di antara PTS se-Indonesia.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dua-dosen-uaa-masuk-daftar-250-top-ilmuwan-indonesia-6021

Metodologi perankingan webometrics mengacu pada indikator penting tentang persepsi orang di sekitar, serta visibility external network dengan masyarakat dunia. Selain itu terkait dengan orang-orang yang ada di dalamnya mengacu pada number of paper atau jumlah karya di jurnal-jurnal internasional.

Dalam konteks ini, Prof Hamam Hadi tercatat sosok yang menonjol di kancah internasional hingga mensitasi 400 paper di tahun 2022, jumlah yang signifikan dalam mendongkrak posisi UAA.

“Kami bersyukur juga karena memliki SDM yang qualified. Jumlah doktor UAA memiliki akreditasi A,” tukasnya.

UAA tercatat sebagai PTNU Terbaik || YP-Ist 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kejari-sleman-membenarkan-sedang-menyelidiki-dugaan-penyelewengan-dana-hibah-pariwisata-9653

Prof Hamam menegaskan, prestasi yang telah dicapai oleh UAA di tahun 2023 ini akan menjadi cambuk bagi seluruh civitas akademikanya agar (1) menjadi lebih pandai bersyukur kepada Allah SWT dan semua pihak yang telah berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan UAA baik langsung ataupun tidak langsung, (2) menjadikannya modal untuk berbuat lebik baik, lebih luas, dan lebih bermanfaat bagi ummat, (3) menjadikan prestasi ini sebagai salah satu sumber spirit dan semangat baru untuk bisa menempatkan UAA pada raanking 10 besar Perguruan Tinggi Indonesia dalam waktu tidak terlalu lama.

Ia juga terus mengupayakan semua lulusan UAA selalu tak butuh waktu lama untuk mengapliakasikan ilmunya di medan-medan pekerjaan. Maksimal 6 bulan pasca diwisuda akan mendapatkan pekerjaan.

Tekad tersebut bukan sekadar isapan jempol, melainkan telah terbukti. Bahkan sejak beberapa tahun lalu UAA mengikuti program Magenda (Magang Generasi Bertalenta) yang menyalurkan mahasiswanya untuk magang di sejumlah BUMN. (Met)

 

 


share on: