Yogyapos.com (YOGYA) - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) sebagai kampus yang berada di tengah Kota Yogyakarta turut berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam mempromosikan pariwisata Kota Yogyakarta melalui kerjasama maupun kegiatan-kegiatan yang diadakan.
Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan adalah UKDW turut hadir dalam acara FGD Asosiasi Pariwisata bertema ‘Prospek Pariwisata Kota Yogyakarta Tahun 2023’. FGD tersebut diadakan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, di Hotel Yats Colony, Selasa (17/1/2023).
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-nareswari-nisita-mahasiswi-ukdw-finalis-duta-inspirasi-indonesia-9443
Pada kesempatan tersebut, Kristian Oentoro SDs MDs selaku Ketua Program Studi Desain Produk UKDW yang menjadi salah satu narasumber dalam FGD tersebut menyampaikan mengenai Proyeksi Pariwisata Kota Yogyakarta Tahun 2023.
“Kita bias melihat fenomena-fenomena yang terjadi di tahun sebelumnya sebagai bahan pertimbangan untuk memproyeksikan tren pariwisata tahun ini. Tahun 2023 diprediksi ‘balas dendam’ setelah tahun-tahun sebelumnya tidak bepergian akibat pandemi,” katanya.
Kristian menyebutkan beberapa fakultas di UKDW berkolaborasi melakukan kegiatan pendampingan dalam mempromosikan kampung wisata seperti pembuatan brosur digital dan brosur berbahasa Inggris.
“Kami juga mendampingi kampung wisata untuk melakukan promosi secara online di Instagram dan mendorong supaya kampung wisata bisa dipesan lewat Traveloka. Selain itu, kami juga memantau jangkauan promosi yang sudah dilakukan untuk menjadi acuan hal-hal apa saja yang selanjutnya bisa ditingkatkan,” terangnya.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-stiepar-api-yogyakarta-siapkan-ahli-mice-9447
Sementara itu, Dr phil Lucia Dwi Krisnawati selaku Kepala Biro Kerjasama dan Relasi Publik UKDW yang menjadi salah satu peserta FGD menyampaikan Dinas Pariwisata perlu menjalin kerjasama dengan kampus-kampus untuk menggagas wisata akademis karena kampus banyak mengadakan kegiatan seperti seminar, workshop, konferensi, dan kegiatan lain yang pesertanya berasal dari berbagai daerah baik dalam negeri maupunluar negeri. Dimana peserta dating ke Kota Yogyakarta tidak hanya untuk menghadiri acara, namun juga berwisata dan berbelanja. Hal ini merupakan salah satu potensi yang bias dikerjakan bersama.
“UKDW sendiri memiliki program summer camp, dimana tahun ini pesertanya akan dibawa ke kampung-kampung wisata. Alangkah lebih baik jika kampus-kampus lain yang menyelenggarakan kegiatan internasional juga mengunjungi kampung-kampung wisata yang ada. Jika bias digarap dengan serius, akan menjadi hal yang luar biasa untuk meningkatkan pariwisata dan pendapatan daerah,” pungkasnya. (*)
