STIEPar API Yogyakarta Siapkan Ahli MICE

share on:
Susilo Budi Winarno di depan kampus STIEPAR API Yogyakarta || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Perkembangan dunia pariwisata menarik untuk dicermati. Di satu sisi ada kecenderungan untuk kembali ke masa lalu melalui tawaran paket kuliner dan nuansa kuna, di sisi lain permintaan akan paket meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) juga meningkat. Keduanya harus direspon kalangan kampus dengan menyiapkan SDM yang siap secara skill dan networking.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-stiepar-api-siap-bentuk-insan-pariwisata-visioner-tangguh-dan-berdaya-jelajah-2771

Demikian intisari perbincangan yogyapos.com dengan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR API) Yogyakarta Susilo Budi Winarno SH MH dalam jumpa pers akhir semester, di kampus setempat, Senin (16/1/2023). 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sambo-dituntut-hukuman-seumur-hidup-jaksa-menyebut-tak-ada-hal-yang-meringankan-9460

Sebagaimana diketahui Yogyakarta menjadi salah satu kota yang diminati untuk penyelenggaraan MICE. Event ini selain mampu menggerakkan ekonomi pariwisata, juga memberi dampak pada terjadinya knowledge sharing (berbagi pengetahuan), networking (pengembangan jaringan) dan capacity building (pengembangan kapasitas). Peluang ini nampaknya diambil oleh STIEPAR API Yogyakarta dengan mendesain MICE sebagai pembelajaran yang kontekstual.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-stiepar-api-gelar-konferensi-internasional-iccetim-687

Lebih jauh disampaikan, selain melakukan pendampingan terhadap desa wisata di Yogyakarta sebagai tindak lanjut MoU dengan pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, lanjut Susilo, pihaknya juga mempersiapkan dengan para mahasiswa agar siap menjadi penyelenggara MICE.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-jamasan-rupang-klenteng-gondomanan-angling-wijaya-berharap-umat-harmonis-9452

“Secara berkelompok mereka menggelar beragam event di berbagai lokasi dan destinasi mengangkat berbagai tema sesuai pilihan yang mereka ambil. Dari evaluasi terhadap beberapa kelompok, kami melihat mereka sudah mampu menjadi penyelenggara atau EO yang baik. Mampu membuat jaringan dan secara mandiri menyediakan solusi atas event yang mereka inisiasi,” tandasnya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-dipercaya-pemda-diy-stie-pariwisata-api-siap-dorong-pembangunan-pariwisata-9201

Tema yang mereka ambil, lanjutnya, tidak hanya berkisar pada destinasi atau desa wisata semata tetapi juga usaha turunannya yang menopang ekonomi kreatif. Salah satu kelompok bahkan mampu mendatangkan pengusaha batik asal Pekalongan sebagai narasumber.

“Ada pula yang mencoba mengombinasikan pariwisata dengan aspek sastra, budaya, dan UMKM. Ini sangat penting untuk diapresiasi dan dilanjutkan,” paparnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kadispar-sleman-arahkan-pengentasan-kemiskinan-melalui-desa-wisata-8680

Sementara itu Drs Endro Isnugroho MSi, menambahkan pihaknya tengah mempersiapkan penerbitan beragam buku tematis agar bisa menjadi panduan tidak saja bagi mahasiswa tetapi juga insan pariwisata. 

“Perkembangan ilmu pariwisata sekarang ini sangat dinamis. Ditunjang dengan daya jelajah para dosen STIEPAR API yang sudah malang melintang di berbagai wilayah kerja, terlalu sayang kalau tidak dibukukan. Ini juga merupakan sisi lain dari pengabdian masyarakat,” pungkasnya. (Iud)

 


share on: