Yogyapos.com (SLEMAN) - Bangunan gapura yang terletak di Padukuhan Prayan Kulon Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman runtuh akibat tertabrak armada truk molen ukuran besar yang melintas, Rabu (2/11/2022) siang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman memastikan bahwa konstruksi tersebut di luar kewenangannya.
Armada Dinas PUPKP membantu membersihkan puing-puing gapura hingga selesai || YP-Eko Purwono
“Kami tidak melakukan penanganan sepertinya itu milik warga sekitar,” jelas Kepala DPUPKP Sleman Taupiq Wahyudi ST MTP menjawab konfirmasi yogyapos.com.
Dikatakan, fasilitas milik warga tersebut lokasinya tak jauh dari titik proyek Jembatan Merah yang hampir rampung pengerjaannya.
“Kalau lokasinya dekat sekali dengan Jembatan Merah yang merupakan kewenangan Pemkab Sleman,” imbuhnya.
Kondisi gapura sebelum tertabrak truk
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengungkapkan kejadian terjadi sebelum pukul 12.00 WIB dan pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
“Bagian belakang truk molen yang sedang lewat secara tidak sengaja menyangkut (gapura) sehingga roboh, tidak ada korban jiwa,” tandasnya.
Pihaknya mengaku akan mendukung sepenuhnya andaikata warga menghendaki untuk dibangun kembali gapura ikonik milik warga tersebut. Dengan konstruksi baik dan aman bagi semua warga yang melintas.
“Akan kita tampung aspirasi warga, jika menginginkan untuk dibangun pastinya akan kita dukung sepenuhnya,” tutur dia. (Opo)
