Tangkis Konten Negatif, Humas Perlu Sebarkan Narasi Pemilu Damai 2024

share on:
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, dalam Forum Tematis Bokohumas Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo), di Pullman Thamrin || YP-InfoPublik.Pasha Yudha Ernowo

Yogyapos.com (JAKARTA) - Saat ini sudah memasuki rangakain Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, berbagai narasi politik sudah bertebaran terutana di ruang-ruang digital. Oleh karenanya guna  mengantisipasi konten-konten negatif terkait pemilu 2024 diperlukan upaya lebih masif dalam mengantisipasi narasi kampanye Pemilu damai 2024, terutama oleh humas pemerintah.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, dalam Forum Tematis Bokohumas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), di Pullman Thamrin, seperti dilansir InfoPublik, Kamis (23/11/2023)

BACA JUGA: Rakyat Bersatu Singkirkan Kepala Batu, Itulah Seruan Ratusan Massa di Mimbar Demokrasi ISI Yogya

“Sebagai Goverment Public Relation saya mengajak insan humas pemerintah untuk bersungguh-sungguh mengampanyekan pemilu damai. Pesan itu bukan sembarang pesan, namun bagi kita bersama untuk mendorong masyarakat memilih dengan cara yang bijak demi kesuksesan Pemilu 2024,” terang Budi Arie.

Ia juga mengungkapkan, demi menyukseskan pemilu 2024 pihaknya ingin menyampai poin-poin strategis komunikasi untuk diamplifikasi oleh Bakohumas, yakni pertama memilih untuk masa depan Indonesia, pemilih harus cerdas membuat pilihan, dan memilih sejak bijak  tetap menjaga perdamaian termasuk diruang digital.

BACA JUGA: Stunting di Sleman Tinggal 4,51 Persen, Pemkab Melaunching Bantuan Beras Fortifikasi

“Itu dalam strategis komunikasi Bakohumas baik kembali ke esensi tujuan pemilu damai sekaligus menjawab beberapa isu seperti pertama peningkatan partisiapasi dan pemenuhan hak memilih dan dipilih, kedua antisipasi isu sara dan perpecahan hingga polarisasi dan ketiga anti hoaks di ruang digital,” ujarnya.

Lanjut Budi Arie, bersamaan dengan pelaksanaan pemilu 2024, jangan juga dilupakan agenda prioritas nasional khususnya capaian 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta pemindahan ibukota ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang perlu disebarluaskan secara masif.

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Luncurkan Digidilasisasi Kampus NU

“Komunikasi capaian pemrintah sangat perlu digencarkan, untuk itu saya minta teman-teman humas kementerian dan lembaga  untuk mengoleksi capaian masing-masing kementerian dan lembaga. saya yakin kinerja positif pemerintahan Presiden Jokowi adalah andil dari semua kementerian dan lembanga dimasing-masing sektor,” paparnya.

Sambung Budi Arie, khusus untuk IKN, diseminasi informasi harus terus diperkuat guna menyukseskan agenda IKN. “Yang perlu diperhatikan adalah dalam hal pengetahuan publik dan mendulang partisipasi publik dalam pengembangan IKN,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, menambahkan untuk itu Forum Bakohumas saat ini sangat penting untuk rutin memberikan informasi terhadap humas pemerintahan agar menjadi lebih profesional dalam melayani publik

“Melalui forum ini kita melakukan pembekalan terhadap humas kementerian dan lembaga untuk tetep melayani publik secara profesional. Forum itu memiliki dampak efektivitas bagaimana komunikasi publik dan melayani publik secara umum,” papar Usman kepada 120 peserta yang hadir. (*)

 

 


share on: