Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman kembali menggelar talkshow bela negara, di utara Lapangan Pemda Sleman, Jumat (7/11/2025).
BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke Kejagung , Minta Supervisi Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Pada sesi talk show kali ini, menghadirkan narasumber Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y.Gustan Ganda ST, bersama Kepala Badan Kesbangpol, Samsul Bahri MM dan dipandu oleh Lina dan Boby Tom pi Pendamping UMKM Kabupaten Sleman.
"Salah satu ciri negara maju UMKMnya tumbuh 15 persen sedangkan negara kita baru 5 persen," kata Y Gustan Ganda ST Ketua DPRD Sleman dalam paparannya.
BACA JUGA: Syahganda Nainggolan: Gerakan Mahasiswa Harus Membantu Terwujudnya Koperasi DMP
Kenapa kita belum berhasil, lanjut Gustan, karena Pemerintah tidak melakukan intervensi, sedangkan seperti untuk UMKM perlu diberikan akses perizinan dan berusaha dengan mudah, untuk Ekonomi Mikro diberikan pelatihan dan pendampingan untuk menghasilkan produk yang berkualitas.
Ia menuturkan, di negara-negara maju mereka bukan membangun infrastruktur tapi masyarakat yang diberdayakan. Jadi masyarakat kalau butuh bantuan kita dukung dengan demikian masyarakat akan tumbuh dan teredukasi.
BACA JUGA: DPUPKP Sleman Targetkan Perbaikan 6,405 RTLH
"Kalau kita membangun infrastruktur itu mudah, tapi membangun pemberdayaan masyarakat itu yang berat butuh waktu dan energi yang besar," tandas Gustan.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Sleman, Samsul Bakri mengungkapkan kegiatan Pasar Bela Negara ini laksanakan ke 14 kalinya, sejak dimulai pada bulan Agustus 2025 lalu. Tujuannya antara lain agar masyarakat atau pegawai di lingkungan Pemkab Sleman, yang sedang melaksanakan kegiatan olahraga pagi dapat menikmati berbagai produk UMKM yang kami hadirkan.
BACA JUGA: IHR Piala Raja HB X akan Diikuti 120 Kuda di Pacuan Kuda Stadion Sultan Agung
"Kegiatan ini sebagai bentuk kolabo rasi dari berbagai pihak baik Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, UMKM, dan didukung oleh Bank Sleman. Kolaborasi ini sebagai wujud bela negara dan mencintai produk dalam negeri dan edukasi ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Kegiatan Pasar Bela Negara ini tidak mengunakan APBD, murni kolaborasi berbagai pihak. Melalui Pasar Bela Negara ini, UMKM kami diberi ruang untuk berusaha agar tumbuh serta berkembang sekaligus mengikuti dan mendengarkan talkshow dari berbagai Dinas terkait di lingkungan Pemkab Sleman. Diantaranya Wakil Bupati Sleman, para profesional, pelaku UMKM, anggota Dewan, Kepala Kesbangpol Provinsi DIY, menghadirkan Ketua DPRD Sleman sebagai nara sumber.
BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan
"Harapan kami kedepannya kegiatan ini, terus berjalan dengan kolaborasi dan sinergi semua pihak sebagai upaya menamkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan dan cinta produk dalam negeri kepada generasi muda bangsa," harapnya. (Agn)
