SMA-IT Abu Bakar Sediakan Masjid Megah untuk MPLS, Siap Cetak Lulusan Berkarakter

share on:
Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA-IT) Abu Bakar Yogyakarta || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Upayak mewujudkan para siswa siswi dan lulusanya berkarakter, Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA-IT) Abu Bakar Yogyakarta mulai mengoperasikan masjid megah pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru (kelas 10) dan Masa Penguatan Karakter Siswa (MPKS) untuk murid kelasa 11 serta 12 pada tahun pelajaran tahun 2025/2026.

"MPLS diperuntukan para siswa baru (kelas 10) berlangsung selama 4 hari mulai hari ini. Sedangkan MPKS (untuk kelas 11 dan 12) berlansung dua hari mulai hari ini pula,” ungkap salah seorang Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Abu Abu Bakar Yogyakarta, Dr Ahmad Agus Sofwan MPdi bersama seorang Pelaksana Harian yayasan ini Dr Akhasanul Fuadi MPdi, Senin (14/7/2025). 

BACA JUGA: MPLS di Bantul Tetap Berjalan Meski Kuota Siswa Baru SD dan SMP Tak Terpenuhi

Dikatakan, masjid yang digunakan untuk menggembleng peribadatan para siswa itu Masjid Markaz Al-Ihsan. Bangunan fisiknya 30 X 30 Meter persegi dan berlantai dua. Namun tentang pembangunanya menghabiskan biaya berapa, belum diketahui pasti karena masih dihitung. 

Masjid ini berlokasi di komplek gedung SMA-IT Abu Bakar yang baru di Jalan Ki Penjawi nomor 33 Rejowinangun Kotagede Yogyakarta. Sedangkan kampus SMA-IT Abu Bakar yang lama beralamatkan di Jalan Rejowinangun nomor 28 E Yogyakarta.

BACA JUGA: Dari Lombok ke Gontor, Ponpes Nurul Hakim Borong Juara

"Dalam MPLS dan MPKS kali ini tadi pagi didahului dengan upacara dan pembukaan di gedung lama. Setelah itu para siswa mengikuti kegiatan lanjutanya di gedung  baru ini. Disinilah para siswa akan diberikan materi agar berkarakter,” sambungnya.

Sementara itu Kepala SMA-IT Abu Bakar Yogyakarta, Firman SSi, menuturkanpihaknya akan melaksanakan kegiatan ini secara tertata, tertib dan disiplin sesuai agenda.

BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan: Konsekuensi Bergabung dengan BRICS Sangat Serius

"Tujuan akhirnya guna melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter dan berakhlak global. Artinya, ini tidak KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) dan perbuatan tercela lainya, tandas Firman.

Selain para siswa diberikan wawasan dan bimbingan sebagaimana di sekolah lainya, di sini ditambah dengan materi tentang keIslaman. Sejumlah siswa menyatakan senang dengan adanya kampus baru yang dilengkapi dengan masjid megah. (*/Spd)


share on: