Sepuluh Hari Terakhir di Bulan Ramadan, Ini Tausiyah Ustad Abu Salman BIS

share on:
Ustadz Abu Salman BIS dalam ceramahnya sebelum dilaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Pogung Dalangan (MPD) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Ramadan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam. Setiap hari dalam bulan suci ini memiliki keutamaannya masing-masing, terlebih pada 10 hari terakhir. Rasulullah SAW mengisinya dengan memperbanyak amal ibadah.

Demikian dituturkan Ustadz Abu Salman BIS dalam tausiyah bertema ‘Kencangkan Ikat Pinggangmu’ sebelum dilaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Pogung Dalangan (MPD) di Pugung Sinduadi Mlati Sleman, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA: Bupati Sleman Didesak Batalkan Pelantikan Pejabat di Lingkungannya

Rasulullah SAW sendiri menjadikan 10 hari terakhir di bulan Ramadan sebagai waktu memaksimalkan ibadahnya. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, ia berkata yang artinya : “Pada malam sepuluh terakhir, Rasulullah SAW (lebih) bersungguh-sungguh (untuk beribadah), melebihi kesungguhan pada malam lainnya,” (HR Muslim).

Disebutkan, Nabi Muhammad mengajak orang lain Qiyamul Lail, tidak hanya dengan menggiatkan ibadah, umat muslim juga dianjurkan mengajak orang lain untuk bersama-sama menghidupkan malam 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

BACA JUGA: Lagi, Satu Tersangka Korupsi PMI Yogya Ditahan

“Salah satu yang bisa dilakukan apabila seseorang sudah berkeluarga, yaitu dengan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” ungkapnya.

Diriwayatkan dari Aisyah RA, ia berkata yang artinya, “Jika telah datang 10 hari yang terakhir (di bulan Ramadhan), Nabi Muhammad SAW mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malamnya (dengan beribadah), dan membangunkan keluarganya (untuk beribadah).” (HR Bukhari dan Muslim).

BACA JUGA: Kunjungan Unsur KPK ke Pemkab Sleman Lakukan Pemantauan dan Supervisi

“Diantara faedah yang lain yang bisa kita petik dari apa yang dilakukan Rasulullah SAW, marilah kita mengikuti sunah Beliau saat 10 hari terakhir ini,” tuturnya.

Faedah yang lain bahwa pada 10 hari terakhir ini turun Lailatul Qadar, sehingga Rasulullah SAW memerintahkan kepada umatnya .

“Faedah yang lain adalah sesungguhnya pelajaran besar, yang dituntunkan oleh Baginda Rasulullah SAW di sepanjang Bulan Ramadan ini, adalah mengajarkan kita untuk kehidupan yang sesungguhnya, kehidupan kita yang lain, semakin dekat umur kita dengan finish (makin bertambah) semakin meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” imbuhnya. (Opo)

 

 


share on: