Yogyapos.com (SLEMAN) - Bencana hujan lebat durasi panjang dan longsor di Kapanewon Prambanan merusak infrastruktur. Dua bangunan mengalami kerusakan, beruntung tidak ada korban jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengatakan hujan sedang hingga lebat yang berlangsung lama di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa dampak kerusakan bangunan pada dua kalurahan.
BACA JUGA: GRIB Jaya DIY-Kodim Yogya Salurkan 1.000 Takjil, Disambut Gembira Warga
“Kejadiannya kemarin pada hari Jumat (28/3), tercatat ada kerusakan banguan dapur dan talud pagar ambrol,” kata Makwan, Sabtu (29/3/2025).
Makwan menjelaskan, kejadian di Dusun Ngrau RT 01 RW 15 Cepit, Kalurahan Bokoharjo, sebuah batu berukuran diameter sekitar 120 Cm menggelinding dari ketinggian 50 Meter, lantas menimpa rumah bagian dapur milik warga bernama Purwanto.
“Kejadian batu menggelinding ini nihil korban jiwa maupun luka, hari ini diadakan gotong-royong warga membersihkan puing bangunan dan menyingkirkan batu,” katanya.
BACA JUGA: LKBH Pandawa Yogya Salurkan 150 Parcel, Berkah Penghujung Ramadhan
Peristiwa lain terjadi di Umbulsari B RT 01 RW 40 Kalurahan Sumberharjo, sebuah bangunan talud pagar milik Sugiyono longsor menutup akses jalan. Akan segera dilakukan antisipasi potensi longsor susulan dengan melakukan pembersihan dan perbaikan, mengingat jarak rumah dan longsoran hanya sekitar 3 meter.
BACA JUGA: Gratis! Polres Bantul Buka Penitipan Sepeda Motor
“Hari ini juga akan diadakan gotong-royong warga membersihkan matrial longsoran untuk membuka akses jalan,” sebutnya.
Pihaknya telah melaksanakan asesment data dampak kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kita upayakan mendistribusikan bantuan darurat, menurunkan personel BPBD Sleman dan Relawan Bandung Bondowoso,” sambungnya. (Opo)
