SDIT Assalaam Cetak Generasi Qurani Berbudaya Literasi

share on:
Pengelola Perpustakaan Tunas Mulia SDIT Assalaam || YP-Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tujuan negara. Meskipun sekolah mengembangkan pendidikan dengan visi misi berbeda, tetapi setiap sekolah mengemban amanat sesuai tujuan negara. Salah satu upaya mewujudkannya melalui peran perpustakaan sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Assalaam, Sanden, Bantul, H Daru Tri Anggoro MPd, menyampaikan visi sekolah adalah terwujudnya insan berakhlak qurani, cerdas, dan berwawasan global. Karena itu pihaknya membuat perpustakaan sekolah yang nyaman guna mencapai visi tersebut. Perpustakaan bisa dimanfaatkan baik oleh siswa, guru, maupun karyawan, termasuk komite sekolah sampai wali siswa.

“Perpustakaan sebagai jantungnya sekolah yang berfungsi menunjang pendidikan. Kami menganggarkan lebih dari 20 persen dana sekolah untuk pengembangan perpustakaan Tunas Mulia,” kata Daru kepada yogyapos.com usai mengikuti kegiatan visitasi akreditasi online di Perpustakaan Tunas Mulia, SDIT Assalaam, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya pengembangan perpustakaan sekolah penting agar siswa memiliki wawasan sebagaimana visi sekolah. Wawasan itu didapatkan apabila perpustakaan sekolahnya berperan sebagai pusat informasi. Ia berharap semua sekolah di Indonesia memiliki perpustakaan berkualitas guna mendukung pembelajaran siswa.

“Untuk menjamin kualitas dan pelayanan perpustakaan, kami mengajukan diri mengikuti program akreditasi perpustakaan tahun 2020. Usulan pengajuannya kami sampaikan via Perpustakaan Daerah Bantul akhir tahun lalu,” ujar Daru.

Ia mengaku baru mengetahui dari sosialisasi Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul pada awal tahun kalau akreditasi perpustakaan lingkupnya nasional. Asesornya juga dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan di tingkat pusat. Hal itu membuat dirinya bertambah mantap dan semangat mengikutinya. Apalagi tim pustakawan Perpusda intensif melakukan pendampingan kepada pengelola perpustakaan hingga menjelang pelaksanaan akreditasi.

“Selain dari anggaran sekolah, Perpustakaan Tunas Mulia sendiri terwujud atas kerja sama SDIT Assalaam dengan Yayasan Assalaam, komite sekolah, serta para wali siswa. Kepedulian mereka mambantu kami membuat perpustakaan terlihat seperti sekarang,” sebutnya.

Daru berupaya menjadikan Perpustakaan Tunas Mulia sebagai pusat penyedia informasi. Selain itu mewujudkan warga sekolah yang cerdas, gemar membaca, mencetak generasi qurani berbudaya literasi melalui kegiatan-kegiatan berbasis perpustakaan sekolah.

Sementara Kepala Perpustakaan Tunas Mulia, Septi Utami SIP, merasa lega, senang, sekaligus bersyukur perpustakaannya sukses menjalani seluruh rangkaian akreditasi. Ia bersama tim Perpustakaan Tunas Mulia telah menyiapkan diri menghadapi akreditasi sejak Februari kemarin.

“Kepala sekolah selalu mendorong kami melakukan persiapan-persiapan diperlukan,” tuturnya.

Septi mengungkapkan dukungan dari kepala sekolah yang begitu besar terhadap pengembangan Perpustakaan Tunas Mulia. Baik dari segi pendanaan, koleksi, sarana prasarana, maupun fasilitas perpustakaan lainnya sesuai standar perpustakaan. Ini modal utama mewujudkan visi misi perpustakaan.

“Prosentase kenaikan anggaran perpustakaan meningkat setiap tahun. Tahun 2017 anggaran perpustakaan hanya 12 persen saja, kemudian meningkat menjadi 17 persen pada 2018. Selanjutnya tahun 2019 mencapai 27 persen. Demikian pula partisipasi dari wali siswa mengalami kenaikan tiap tahun,” papar Septi.

Dia menyebutkan jumlah koleksi buku tercetak Perpustakaan Tunas Mulia sebanyak 2.670 judul 3.298 eksemplar. Koleksi e-book ada 580 judul, audiovisual 104 judul, dan koleksi karya khusus 290 judul. Pelayanan perpustakaan sudah otomasi dengan beberapa komputer terhubung internet untuk pemustaka mengakses sumber informasi.

“Perpustakaan Tunas Mulia masih terus dikembangkan guna mendukung sekolah mengemban amanah undang-undang,” terang Septi.

Septi menyebut visi Perpustakaan Tunas Mulia menjadikan perpustakaan sebagai sumber informasi dalam mewujudkan sekolah yang cerdas, gemar membaca, dan berakhlak qurani. Sedangkan misinya adalah: Pertama, mewujudkan perpustakaan sebagai pusat penyedia informasi yang mendukung kegiatan mengajar, Kedua, Menumbuhkan dan meningkatkan minat baca warga sekolah. Ketiga, Meningkatkan pelayanan pelayanan perpustakaan kepada pemustak. Keempat, meningkatkan fasilitas dan teknologi dalam mengoptimalkan perpustakaan sebagai pusat penyedia informasi.

“Perpustakaan Tunas Mulia memiliki beberapa inovasi dan keunikan antara lain: Anjungan Tunas Mulia (ATM) atau mesin presensi pengunjung, rak buku kemasan menarik dan berwarna warni, dan 3 unit sepeda literasi yang dimodifikasi untuk keperluan pelayanan perpustakan dari satu tempat ke tempat lain,” kata Septi menyinggung sejumlah sarana fasilitas perpustakaan. (Muf)

 

 

 


share on: