Ricuh Suporter Bola, Humas Polda DIY Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa

share on:
Pengamanan suporter di area Parkir Ngabean Yogyakarta || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Polda DIY dan jajaran melaksanakan pengamanan pertandingan sepak bola BRI Super League antara PSIM Yogyakarta VS Persib Bandung, di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (24/8/2025), mulai pukul 15.30 WIB - 17.20 WIB.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Ihsan SIK membantah adanya korban jiwa dalam kericuhan usai pertandingan tersebut.

BACA JUGA: Kaisar Abu Hanifah Serahkan 654 SK Beasiswa PIP untuk Siswa di Bantul

"Terkait informasi adanya korban meninggal dunia sama sekali tidak benar dan dapat kami pastikan adalah hoaks," ujar Ihsan melalui keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).

Kombes Ihsan menjelaskan, sebelum pertandingan tersebut berlangsung, pada Kamis (21/8/ 2025) pukul 20.00 WIB telah dilaksanakan Rakor di Wisma PSIM yang dihadiri oleh perwakilan Polresta Yogyakarta, Polres Bantul, Panpel PSIM, tiketing, supporter Brajamusti dan Maident guna membahas keamanan selama berlangsungnya pertandingan. 

"Dalam rapat tersebut juga telah disepakati bahwa kuota ticketing pertandingan terbatas hanya untuk suporter PSIM mengingat PSSI belum mencabut larangan terkait kehadiran supporter tim tamu dalam setiap pertandingan Liga Super dan terkait hal ini pihak Panpel juga telah menyampaikan ke Panpel dan wadah suporter Persib untuk menghimbau suporter Persib untuk tidak hadir pada pertandingan tersebut," jelasnya.

BACA JUGA: Independence Day Military Expo 2025 Berakhir, Penutupan Disambut Gembira Warga

Pada saat pertandingan akan berlangsung, beberapa suporter pendukung Tim Persib Bandung tetap ada yang hadir di Stadion Sultan Agung dan sempat terjadi kericuhan namun dapat dikendalikan oleh petugas dan dievakuasi menggunakan truk Dalmas Ditsamapta Polda DIY. 

Kawal pemulangan suporter Persib || YP-Ist

"Sekira pukul 21.00 WIB pada saat suporter telah meninggalkan Stadion Sultan Agung terjadi gesekan antara suporter pendukung Tim Persib Bandung dengan supporter PSIM Yogyakarta di Simpang Empat Pingit, Yogyakarta yang mengakibatkan satu orang luka dan mendapatkan perawatan di RS Bethesda Yogyakarta, dimana dalam insiden ini telah terjadi perdamaian antara kedua kelompok suporter,"bebernya.

Kejadian di Pingit tersebut memicu reaksi suporter PSIM Yogyakarta yang menyebabkan terjadinya beberapa insiden gesekan di sejumlah lokasi, termasuk insiden pengerusakan 1 unit bus dan 1 unit mobil Hiace yang merupakan kendaraan suporter pendukung Tim Persib di Parkiran Ngabean, Yogyakarta.

BACA JUGA: Jumhur Hidayat: KSPSI Tidak Ikut Aksi 25 Agustus

"Dalam insiden tersebut, Suporter pendukung Tim Persib Bandung yang ada di dalam bus dapat dievakuasi oleh petugas ke Mako Polresta Yogyakarta oleh Gabungan personil Polresta Yogyakarta, Sat Brimob Polda DIY, Ditsamapta Polda DIY dan TNI," tandasnya.

Untuk beberapa lokasi kericuhan lainnya juga dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan dan situasi saat ini telah kondusif. Beberapa korban luka akibat insiden gesekan tersebut telah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

"Termasuk suporter pendukung Tim Persib Bandung telah kembali dengan dikawal oleh petugas kepolisian," sambungnya. (Opo)

 

 


share on: