Yogyapos.com (BANTUL) - Ribuan orang dari 15 Dusun tampil dalam pawai bregodo, kesenian dan gunungan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-76 Kalurahan Canden Kapanewon Jetis, Bantul, di Lapangan dan Balai Kalurahan Canden, Minggu (6/11/2022).
Dalam kesempatan ini masing-masing dusun menampilkan bregodo, kesenian dan gunungan serta potensi wilayahnya sepeeti pertanian, industri kecil dan perdagangan. Setiap bregodo yang tampil pawai menyedot perhatian dan menjadi hiburan ribuan warga yang berjubel di lapangan Canden.
“Saya berharap bahwa berbagai potensi di masing-masing dusun dapat dilestarikan dan dikembangkan dengan baik sehingga mampu mengatasi persoalan yang dihadapi yaitu salah satunya kemiskinan,” kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih saat menjadi pembina upacara Hari Jadi ke-76 Canden.
Ia mengimbau warganya menunjukkan laku budaya satria. Dalam hal ini disengguh ora mingkuh (semangat menghadapi tantangan pantang menyerah). Selain itu golong gilig (rukun dan kebersamaan) dan hamemasuh sengkalaning bumi (mengatasi berbagai persolan di muka bumi).
Lurah Canden Beja WTP didampingi para pamong melaporkan tentang potensi Kalurahan yang dipimpinnya.

Acara ini juga dihadiri oleh para tamu kehormatan yaitu Anggota DPR RI H Sukamto SH, mantan Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati serta sejumlah anggota DPRD Bantul masing-masing Saryanto, Paidi, Dwi Kristianto dan Kepala Dinas Perindustrian Agus Sulistiyono.
H Sukamto SH mengatakan kagum menyaksikan acara tersebut, karena sangat meriah. “Saya mengapresiasi kepada Lurah dan para Pamong Kalurahan Canden yang dapat mengadakan acara yang sangat meriah ini. Manfaatnya salah satunya untuk menyemangati warga dalam memajukan wilayahnya,” ungkap Sukamto.
Jika dikaitkan dengan kesistimewaan DIY, pihaknya akan terus berupaya agar penganggaran keistimewaan nantinya dapat ditambah jumlahnya. Salah satu manfaatnya untuk mengembangkan potensi seni budaya seperti kali ini.
Menurut Beja WTP, selain kirab budaya ini, kegiatan lainnya yang juga akan diadakan meliputi pasar malam, stand padukuhan, pementasan kesenian, santunan anak yatim, upacara pamong, Bamuskal, lembaga kalurahan, pentas ketoprak pamong serta senam maupun jalan sehat.
Pasar malam pada 13/11 hingga 3/12. Stand padukuhan pada 20 hingga 27/11.Pentas kesenian padukuhan pada 20 sampai 24/11. Santunan anak yatim dilaksanakan 25/11. Upacara khusus pamong 6/11. Pentas ketoprak pamong 26/11 dan senam maupun jalan.sehat massal pada 27/11.
“Tema kegiatan ini adalah Gumregah, Gumbiro, Nyawiji Mbangun Deso. Ini sebagai spirit masyarakat Canden akan memiliki semangat bergembira dan bersama sama membangun Kalurahan Canden,” pungkasnya. (Spd)
