Yogyapos.com (BANTUL) - Ribuan warga menyemarakan kirab budaya memperingati HUT ke-77 Kalurahan Trimulyo Jetis Bantul, Minggu (3/12/2023).
Kirab budaya menempuh jarak 1,5 km diikuti perwakilan dari 12 padukuhan, mengambil start di sebelah barat Masjid Baiturridwan jalan Yogya-Imogiri Dusun Karangsemut dan berakhir di Lapangan Trimulyo.
BACA JUGA: Main Bacok, Remaja 16 Tahun dan Barang Bukti Celurit Jumbo Diamankan Polisi
Masing-masing Padukuhan menampilkan potensi seni diantaranya bregodo prajurit, gunungan, kesesenian dan hasil pertanian diantaranya kambing otawa. Selain itu hasil kreasi berupa duplikat anoman raksasa.
Kirab gunungan menjadi tontotan masyarakat || YP-Supardi
Dalam kesempatan ini barisan bregodo dilepas oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih didampingi Istri Emi Masruroh dengan mengibarkan bendera start.
BACA JUGA: Ndalang Tasyakuran, Ki Dr Yanto Peroleh Penghargaan Rekor MURI
Sebelum dilakukan star dalam kesempatan ini juga ditampilkan kesenian Reog Panorogo yang memukau para penonton. “Baru pertama kalinya saya naik reog. Perasaan saya spektakuler dan agak ndredek bercampur terharu,” ungkap Halim kepada yogyapos.com usai ikut atraksi reog.
Abdul Halim menyatakan peringatan HUT kali ini diharapakan membawa kemajuan Pemerintah dan masyarakatnya.
Lurah Trimulyo H Jauzan Sanusi MA memberikan sambutan || YP-Supardi
“Pemerintah Kalurahan tidak akan dapat maju jika tidak disengkuyung oleh warganya. Maka marilah semua lapisan bersatu golong gilik untuk memajukan Kalurahanya. Dalam hal ini termasuk memajukan potensi batik nitik. Saya juga kini memakainya,” tandasnya.
BACA JUGA: Di DIY, Laskar PPP Optimis AMIN Menang 57 Persen
Ia juga menegaskan, Batik Nitik sudah memperoleh pengakuan dan rekomendasi oleh Pemerintah DIY atau Gubernur Sri Sultan HB X. Potensi asli semacam ini harus dilestarikan dan dikembangkan untuk memberikan kemajuan.
Sementara itu, Lurah Trimulyo H Jauzan Sanusi MA, kegiatan ini juga sebagai sarana hiburan dan silaturahmi warga dari seluruh padukuhan. Pada kesempatan ini Jauzan dan Istri ikut kirab dengan naikdan diiringi bregodo berkuda. (Spd)
