Yogyapos.com (JAKARTA) - Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Prof Dr Ir Asep Saefudin menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja yang tergabung dalam KSPSI.
BACA JUGA: Persediaan Pangan Sleman Surplus, Pemkab Tetap Antisipasi
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada penutupan Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (13/2/2026) malam.
BACa JUGA: Raih 29 Medali, SMA Muhi Yogya Terbaik Nasional dalam Olimpicad ke-8 di Makassar
Dalam sambutannya, Prof Asep menegaskan komitmen perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk mendukung peningkatan kompetensi pekerja melalui pendidikan tinggi berbasis digital.
BACA JUGA: Tim Advokasi Peduli Hukum Ajukan Permohonan Uji Materi Permensos Nomor 3 Tahun 2026
“Kami hadir sebagai universitas berbasis cyber yang memungkinkan siapapun, kapanpun, dan di manapun untuk mengakses pendidikan tinggi. Ini menjadi peluang besar bagi para pekerja untuk meningkatkan kualifikasi tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” ujarnya.
BACA JUGA: Jogja Fashion Week 2026 akan Hadirkan 1.000 Karya Adiluhung Desainer Profesional
Program studi yang ditawarkan UICI, lanjut Prof Asep, mencakup bidang-bidang strategis seperti bisnis digital, komunikasi digital, psikologi digital, informatika, sains data, teknologi industri pertanian, hingga teknik industri, yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
BACA JUGA: Di Balik Perkara Pencurian Laptop: Proses Hukum Dipertanyakan di Bawah Rezim KUHAP Baru
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan serikat pekerja merupakan langkah konkret dalam mendorong daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah transformasi digital.
BACA JUGA: Jelang Imlek 2577 Kongzili, Patung Dewa Bumi di Klenteng Gondomanan Dijamas
Sementara itu, Ketua Umum KSPSI Moh Jumhur Hidayat menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya KSPSI dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas anggotanya melalui akses pendidikan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antara dunia pendidikan dan serikat pekerja dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia maju. (tha)
