Yogyapos.com (SLEMAN) - Ratusan peserta didik MIS NU Margokaton, Sayegan mengikuti edukasi mitigasi dan penanggulangan bencana, di sekolah setempat, Selasa (18/11/2025).
BACA JUGA: Milad ke-113 Muhammadiyah, Haedar Nashir: Menyejahterakan Bangsa Merupakan Perintah Konstitusi
Kegiatan dipa yang dipandu relawan LPBI NU Sleman ini diikuti para siswa, staf dan guru. Mereka sekaligus melakukan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi, dipimpin langsung oleh Ketua LPBI NU Sleman Sri Wijoko didampingi tim Bidang Pengurangan Risiko Bencana Taufik Efendi dan Maryanto serta Sri Puji Purwanti selaku pendamping fasilitator.
BACA JUGA: Nashila Syahla Rilis 'Surat Kecil untuk Nabi' pada 110 Hari Jelang Ramadhan
"Kami keluarga besar MIS NU Margokaton memahami pentingnya keselamatan dan kesiapan dalam menghadapi bencana alam," kata Annisa, Pelaksana Kegiatan didampingi Ketua Bidang PJOK kepada yogyapos.com, Rabu (19/11/2025).
Menurutnya, pihak sekolah termotivasi dan berinisiatif untuk melaksanakan pelatihan mitigasi bencana dengan mengandeng LPBI NU Sleman, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi bencana, serta mengurangi risiko dan dampaknya.
BACA JUGA: Warga Penerima Beasiswa Sleman Pintar Peroleh Kunjungan Resmi Pemkab
"Kami percaya bahwa dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, kami dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat dan membantu mengurangi risiko bencana di lingkungan sekitar. Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi kami untuk menjadi sekolah yang lebih aman dan tangguh dalam menghadapi bencana," tuturnya.
BACA JUGA: Mahasiswa Arsitektur UAJY Persembahkan Tari dalam 'Sakanti Dwipantara#5'
Sementara itu, Ketua LPBI NU Sleman berharap seluruh unsur di lingkungan sekolah makin meningkat kesadaran dan pengetahuan serta keterampilan dalam menghadapi situasi bencana.
"Tentunya dengan kegiatan ini diharapkan tercipta budaya siaga bencana untuk melindungi siswa, guru, dan staf dari resiko bancana alam," pungkasnya. (Opo)
