Yogyapos.com (YOGYA) - SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogya menggelar Rapat Kerja Tahunan membahas evaluasi ketercapaian program tahun 2023/2024, dan pembahasan program kerja kegiatan sekolah untuk tahun pelajaran 2024/2025 di Grha As-Sakinah SMA Muhi, Selasa-Jumat (28-31/5/2024).
Raker bertema ‘Kolaborasi dan Inovasi Mewujudkan Visi’ diikuti 111 peserta terdiri seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan SMA Muhi, dibuka oleh Achmad Muhammad MAg selaku Ketua Majelis Dikdasmen Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.
BACA JUGA: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Bupati Kustini Mencapai 87,1 Persen
Achmad dalam arahannya mengimbau tetap mempertahankan prestasi, branding sekolah, ghiroh ber-Muhammadiyah dilanjutkan semangatnya menebar informasi keunggulan sekolah dan semangat kebersamaan GTK untuk memajukan SMA Muhi tercinta.
Menurutnya ada 3 golongan orang yang bekerja di Muhammadiyah. Yakni orang yang tujuannya selaras dengan tujuan Muhammadiyah, orang yang tujuannya tidak selaras dengan tujuan Muhammadiyah, dan orang yang tidak memiliki tujuan bekerja di Muhammadiyah. “Mari kita luruskan niat. Penting juga untuk terus melakukan terobosan ide-ide kreatif dalam membuat perencanaan program sekolah melalui metode partisipatif,” ajaknya.
BACA JUGA: Mendaftar Wabup Melalui PDI Perjuangan, Fourista Handayanto SH Dapat Memajukan Sleman
Pemaparan dalam Raker ini dimulai dengan laporan pencapaian kerja tahun 2023/2024 dan dilanjutkan dengan rencana kerja tahun 2024/2025 oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, Bendahara Sekolah, UKS, BUMS, Perpustakaan, dan Koordinator BK serta Laboratorium.
Sedangkan Kepala SMA Muhi Yogyakarta, Drs H Herynugroho MPd mengapresiasi semua pihak yang telah ikut andil dalam Raker ini. Diharapkan melahirkan program-program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menjadi makin excellent. Rapat kerja ini sebagai dasar penyusunan rencana kerja dan anggaran sekolah tahun 2024/2025.
BACA JUGA: Dirut PT Taru Martani Dijebloskan ke Tahanan, Dugaan Korupsinya Mencapai Rp 18,7 Milia
“Pencapaian prestasi SMA Muhi selama setahun terakhir seperti raihan akreditasi A dengan nilai 99, penghargaan revolusi mental oleh Wakil Presiden RI, dan penghargaan sekolah adiwiyata nasional semoga menjadi semangat kita bekerja lebih baik,” tandasnya.
Ia juga mengungkapkan, penyusunan rencana program sekolah agar sekolah dapat mengetahui secara rinci tindakan apa yang harus dilakukan dan mengetahui kewajiban dalam penyelenggaraan pendidikan. Sasaran pengembangan sekolah dapat dicapai dengan standar kualitas yang telah ditentukan yang diimplementasikan secara konsisten akan menjamin semua program/kegiatan yang dilaksanakan memenuhi harapan pemangku kepentingan dan kondisi nyata sekolah. (*)
