Yogyapos.com (BANTUL) – Masih tentang upaya penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Kalurahan Trirenggo Kapanewon Bantul Kebupaten Bantul menggelar Pasar Tani Tahun 2025, di Lapangan Trirnggo, Kamis (22/5/2025).
Pasar Tani yang akan berlangsung hingga 24 Mei 2025 ini dibuka oleh Asisten 2 Setda Kabupaten Bantul Fenti Yusdhayanti mewakili Bupati Abdul Halim Muslih dan didampingi oleh Ketua Tim PKK Hj Emi Masruroh.
BACA JUGA: Tuntutan Reshuffle Kabinet Menggelegar di Acara Sarasehan Aktivis 98
"Saya menyambut positif penyelenggaraan Pasar Tani ini. Semoga mampu memberikan kontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi Masyarakat,” kata Fenti.
Pasar Tani memiliki beberapa fungsi diantaranya sebagai forum komunikasi, kreativitas, bertukar wawasan dan ketrampilan bagi para petani melaui Kelompok WanitaTani (KWT) yang ada.
BACA JUGA: Amuk 'Jago Merah' Enam Jam Hanguskan Pabrik Garmen di Sleman
Lurah Trirenggo, Erna Kusumawati, dalam laporannya menyampaikan, pasar tani kali ini diikuti oleh puluhan KWT.
"Semua yang diikutsertakan pada event ini merupakan produk jadi pertanian yang diharapkan mampu untuk penguatkan pertanian,” kata Erna.
Lapak KWT Bakulan di Pasar Tani Trirenggo || YP-Supardi
Disela kesempatan sama, Ketua KWT Bakulan Siti Haida Hutagaol, menyatakan event ini digelar rutin setiap tahun. "Kami juga selalu ambil bagian setiap tahunya. Untuk kali ini kami menampilkan hasil pertanian spesififik. Diantaranya daun kelor,” kata Siti Haida.
BACA JUGA: Pasca Kebakaran Pabrik Garmen, Ini Respons Pemkab Terkait Hak Ribuan Buruh
Pohon kelor mudah dan murah dibudidayakan, namun dapat dijadikan komoditas barang jadi pertanian yang banyak manfaatnya bagi para petani dan masyarakat umum.
“Kami tidak terlalu muluk dalam berinovasi namun yan penting pasti dan mampu memberikan manfaat untuk mewujudkan ketahanan pangan sekaligus memberikan keuntungan,” tambahnya.
BACA JUGA: Disdikpora Bantul Sosialisasi SPMB TK, SD dan SMP
KWT Bakulan bertekad mewujudkan memanfaatkan pekarangan untuk menghasilkan berbagai hasil pertanian. Disisi lain berharap pemerintah beratensi kepada pertanian. Bantuan permodalan, bimbingan budidaya, pengolahan, promosi dan marketing hasil pertanian perlu ditingkatkan oleh Pemerintah.
"Kami para KWT siap untuk melakukan kerjasama dengan pemerintah dalam memajukan pertanian", pungkasnya.
BACA JUGA: Terduga Pencuri Motor Jadi 'Bancakan' Massa, Masuk Rumah Sakit
Pada kesempatan sama, Anggota DPRD DIY Farksi Golkar Dapil Bantul, Arni P, menyatakan pembinaan dan pendampingan kepada para KWT di Bantul perlu diperkuat.
"Memang saya kebetulan melakukan langkah inovasi dan kreatif kepada banyak KWT. Namun pemerintah diminta semakin serius untuk menguatkan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program Presiden Prabowo,” ungkap Arni. (Spd)
