Progres Pembangunan Infrastruktur Pengendali Banjir Kawasan YIA mencapai 15 Persen

share on:
Kantor BBWS-SO, di Jalan Solo, Caturtunggal Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS Sungai Opak) saat ini tengah mengarap infrastruktur pengendali banjir untuk melindungi kawasan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) dan sekitarnya di Kabupaten Kulon Progo. Pengerjaan sudah diawali  sejak akhir 2020 dan ditargetkan selesai pada 2023.

Kepala Satker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Serayu Opak, Gunawan Suntoro ST EMng menjelaskan bahwa proyek pengendali banjir Bandara YIA dikerjakan dengan penganggaran multi-years, dibagi menjadi empat paket pekerjaan dengan kontraktor pelaksana berplat merah yang difokuskan pada muara Sungai Bogowonto dan Sungai Serang.

“Pembangunan pengamanan Muara Sungai Bogowonto dikerjakan oleh Bumi Karsa Abipraya KSO, lalu pembangunan pengaman Muara Sungai Bogowonto sisi Timur oleh Wika Aneka Dharma Persada KSO,” terang Gunawan kepada yogyapos.com di Kantor BBWS-SO, di Jalan Solo, Caturtunggal Sleman, Kamis (10/6/2021).

Pekerjaan yang lain, lanjut dia, berupa pembangunan prasarana pengendali banjir Sungai Bogowonto digarap oleh PT Brantas Abipraya (Persero) Tbk.

“Sedangkan untuk di Sungai Serang, terdapat pekerjaan pembangunan prasarana pengendali banjir dikerjakan oleh kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk,” ujarnya.

Menurutnya, dua paket pekerjaan meliputi pekerjaan  berupa bangunan konstruksi Jetty atau bangunan yang menjorok dari pantai ke laut yang lokasinya di muara Sungai  Bogowonto di sisi Barat dan di sisi Timur sedangkan dua paket lain meliputi pekerjaan pengendalian banjir Sungai Bogowonto dan Sungai Serang. Progres saat ini sudah dikerjakan sekitar 100 meter bangunan tanggul.

“Prosentase rata-rata berdasarkan tahun anggaran tahun ini sudah mencapai 20 persen lebih, kalau berdasarkan kontrak mencapai sekitar 15 persen lebih. Panjang jetty di muara Bogowonto di sisi Barat sekitar 300 meter, satu paket di sisi Timur juga 300 meter, untuk penahan banjir dibangun pula Embung Retensi  untuk menahan banjir di Sungai Serang lalu digelontorkan ke laut. Dan ada fasilitas pendukung lain berupa ruang terbuka hijau, itu menjadi ikon masyarakat sekitar Kulon Progo dan Purworejo dan itu tidak menggangu aktifitas penerbangan,” rinci dia.

Harapanya dengan dibangun fasilitas pengendali banjir Sungai Bogowonto dan Sungai Serang kawasan di daerah Kulon Progo dan Purworejo, khususnya yang berada di lokasi YIA dan sekitarnya dan kedepan dapat mengatasi bahaya banjir di wilayah tersebut, selain itu masyarakat juga akan terbebas dari banjir.

“Harapanya pada 2022 sudah dapat kita selesaikan, tentunya dengan dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat sekitar demi terlaksananya proyek ini, itu sudah dicanangkan oleh Menteri PUPR, Bapak Basuki Hadimuljono,” pungkasnya. (Eko Purwono)

 

 

 


share on: