Bocah Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal Dunia

share on:
Proses evakuasi korban warga Padukuhan Modalan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, Kulon Progo, Senin (6/7/2026) || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi Muhammad Bara Rizki Wardana (8), bocah laki-laki terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Bantul. 

BACA JUGA: Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru Kekerasan Anak di Daycare Liettle Aresha Yogya

Korban warga Padukuhan Modalan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, Kulonprogo, Senin (6/7/2026).

BACA JUGA: Anak-Anak Korban Kekerasan Litle Aresha Masih Jalani Perawatan

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Bugel, Kabupaten Kulonprogo, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Goa Cemara pada pukul 16.20 WIB,"kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis.

BACA JUGA: Kisah Inspiratif Angel, Penyandang Tunanetra yang Sukses Masuk UGM

Rio menyebut, korban terbawa ombak di Pantai Goa Cemara pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.27 WIB. Pada pencarian hari ke-2, korban ditemukan mengapung di perairan, lantas ada warga melihat, kemudian jazadnya dibawa ke pantai.

BACA JUGA: Tol Prambanan-Purwomartani Kurangi Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2027, Fokus Flayover Exit

"Ada warga melihat korban mengapung di air, lalu mengajak temannya untuk mengangkat korban ketempat aman yang jauh dari air, kemudian melaporkan kepada SAR Linmas dan Posko Gabungan selanjutnya korban dievakuasi ke mobil ambulan untuk identifikasi dari Inafis Polres Kulonprogo dan RSUD Wates," jelasnya.

BACA JUGA: PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan 'Kehati' Berbasis AI

Pada pencarian hari kedua, personel ke Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran melalui jalur darat, laut menggunakan jukung, serta pemantauan udara menggunakan drone.

BACA JUGA: ELsa Lucyta Wakili Yogya Tembus Icon Indonesia

"Pada hari kedua operasi, tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara maksimal dengan membagi area pencarian melalui penyisiran darat, laut, dan udara," sebutnya.

BACA JUGA: Enam Kapolda Lakukan Sertijab

Operasi SRU darat menyisir kawasan Pantai Pandansari hingga Pantai Cangkring. Sementara SRU laut menggunakan jukung melakukan penyisiran hingga kawasan Muara Progo, sedangkan tim drone memantau area sekitar lokasi kejadian, Muara Progo, dan Pantai Samas.

BACA JUGA: UAJY Kirim 20 Mahasiswa KKN Tematik ke Bukit Turgo, Buka Program Bestari Saintek

Rio menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam operasi ini. Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuannya masing-masing," katanya. (Opo)


share on: