Yogyapos.com (YOGYA) - Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah SFilI membukan secar resmi Program Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil Kabupaten Bantul, di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta, Selasa (25/11/2025).
BACA JUGA: Dokter Gadungan Didakwa Menipu Hingga Setengah Miliar Lebih
Acara pembukaan dihadiri Pejabat Fungsional Program Direktorat IKMA Kemenperin RI, Dr Ciska Farida Ariany SSiT MSi dan 450 undangan lainnya.
Kaisar Abu Hanifah dalam sambutannya mengatakan apresiasi kepada peserta yang telah menunjukkan semangat tinggi untuk belajar dan meningkatkan kapasitas usaha.
BACA JUGA: Kasus Korupsi Bandwidth, Terdakwa Jalani Sidang Perdana Didampingi Advokat Murjiyanto
Ia menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional, dan kehadiran para calon wirausaha baru dari Bantul menunjukkan harapan besar bagi penguatan ekonomi rakyat.
Selain itu juga memberikan dorongan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan ini seoptimal mungkin, tetap percaya diri, dan terus berinovasi demi menciptakan usaha yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Cinta Budaya Sunda, Aisha Kamila Rilis Album 'Sosobatan'
“Modal terbesar bukan hanya peralatan atau dana, tetapi kemauan belajar dan keberanian untuk mencoba,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr Ciska menjelaskan kegiatan tahun ini dipusatkan pada tiga sektor, yaitu olahan hasil pertanian, batik, dan jasa servis elektronik rumah tangga. Setiap bidang akan menempuh rangkaian pembinaan selama empat hari, mulai dari pemberian materi, pendampingan teknis, hingga praktik lapangan.
BACA JUGA: HAKI DIY Dorong Pemahaman Urgensi Keandalan Bangunan
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
Peserta kegiatan || YP-Markaban Anwar
Setelah sesi pembukaan, kegiatan berlanjut pada hari kedua dan ketiga melalui workshop teknis di tiga lokasi, yakni Pundong, Bantul Kota, dan Banguntapan. Setiap lokasi diikuti oleh 30 peserta terpilih dari 450 peserta awal.
BACA JUGA: Semangat Hari Guru Menyala di MI Muhammadiyah Penilikan
Mereka mendapatkan pendalaman materi serta praktik langsung sesuai komoditas masing-masing, mulai dari teknik pengolahan produk, pembuatan batik, hingga penanganan servis perangkat elektronik rumah tangga.
BACA JUGA: Merayakan HMPI 2025, Kemenhut Tanam Bibit Pohon Serentak
Pada hari keempat, peserta mengikuti kunjungan lapangan ke lokasi produksi milik pelaku usaha terpilih. Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata mengenai alur produksi, manajemen usaha, hingga strategi pengembangan pasar, sehingga peserta mendapatkan gambaran konkret tentang bagaimana usaha dijalankan secara profesional.
BACA JUGA: Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Melalui Pembinaan Jaring Mitra Karib
Rangkaian acara pembukaan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul Praptanugraha SSos MH, Direktur IKMA Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin RI Ir Dini Hanggandari MSi, perwakilan dari Dinas PMPTSP Kabupaten Bantul yang memberikan materi terkait perizinan berusaha, Bahana Batik Bantul yang menyampaikan materi branding produk dan kewirausahaan; serta Bank BPD DIY Cabang Bantul yang memberikan paparan mengenai akses permodalan. (Markaban Anwar)
