Prof Haedar Nashir Jalani Coklit Pilkada 2024, Imbau KPU Profesional dan Masyarakat Jangan Golput

share on:
Prof Dr H Haedar Nashir MSi menyaksikan pemasangan stiker coklit oleh petugas KPU Bantul, di rumahnya Dusun Peleman Rt 04 Tamantirto Kasihan Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - KPU DIY dan Kabupaten Bantul dengan disaksikan oleh Bawaslu melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) kepada Prof Dr H Haedar Nashir MSi selaku calon pemilih Pilkada Kabupaten Tahun 2024, Senin (23/7/2024).

Haedar beserta istri Hj Nur Jannah dan tiga anggota keluarganya tercatat sebagai calon pemilih di Dusun Peleman Rt 04, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, KabupatenBantul.

BACA JUGA: Oknum 'M' Resmi Tersangka Pungli di Lapas Cebongan Tapi Belum Ditahan

Orang nomor satu di PP Muhammadiyah mengikuti coklit secara lancar dan wajar dilanjutkan dengan penempelan stiker di rumahnya sebagai tanda bahwa yang bersangkutan telah menjalani coklit.

“Saya berterima kasih kepada KPU DIY, Bantul, Pantarlih serta Bawaslu yang saat ini melakukan coklit kepada saya sekeluarga,” kata Haedar Nashir.

Haedar Nashir beserta keluarga usai jalani coklit foto bersama petugas KPU, Bawaslu dan Pantarlih || YP-Supardi

Ia berharap, KPU maupun Pantarlih dan Bawaslu mampu bekerja dengan baik secara profesional dan transparan untuk mewujudkan demokrasi Pilkada yang JURDIL. 

BACA JUGA: JCW Minta Polisi Menahan Tersangka Pungli Oknum Lapas Cebongan

Bagi para calon Bupati dan Wakil Bupati Pelkada nantinya yang terlilih juga harus bekerja dengan baik untuk memberikan yang terbaik dan memajukan wilayah dan masyarakatnya.

“Para pendahulu dan pemimpin bangsa bekerja dengan ikhlas untuk nusa dan bangsa dalam menjalankan amanatnya. Amanat ini bukann hanya kepada orang melainkan sebenarnya juga kepada Allah SWT,” tandas Haedar.

BACA JUGA: Sambut Kedatangan Jemaah, Menag Minta Maaf dan Mendoakan Kemabruran

Sehingga, ujar dia, para pemimpin hasil Pilkada jika amanah, akan mampu memberikan yang terbaik kepada wilayah dan masyarakat. Namun sebaliknya, jika hanya untuk kepentingan lain dan tidak amanah, maka kemaslahatan akan sulit diperoleh.

“Saya mengajak kepada masyarakat termasuk warga Muhammadiyah agar menjadi pemilih yang cerdas. Gunakan hak pilih dan jangan golput. Putih untuk warna baju. Namun dalam Pilkada dan Pemilu jangan menjadi golongan putih atau golput,” sambunganya.

Sementara itu, Anggota KPU Bantul, Wuri Rahmawati, menyatakan pelaksanaan Coklit di Kabupaten Bantul berlangsung 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

BACA JUGA: Ustad Misbahul Anam Berceramah, Ratusan Warga Dusun Sedan Bersholawat

“Hingga kini termasuk Pak Haedar Nashir  orang yang dilakukan colkit untuk Pilkada Bantul 2024. Bila tak salah sudshbada sekitar 748.766 orang,” kata Wuri.

Haedar Nashir saat menerima petugas KPU, Bawaslu dan Pantarlih di ruang tamu rumahnya || YP-Supardi

“Hingga kini KPU masih melakukan penyempurnaan dan pengolahan data hasil coklit. Memang masih perlu sedikit penyempurnaan, misalnya berkaitan ada warga yang KTP-nya ketlingsut dan lain sebagainya,” katanya.

BACA JUGA: Pendaftar Calon Anggota Kompolnas Tembus 137 Orang

Setelah itu, maka akan ada hasil pemutakhiran data hasil coklit. Kemudian dilakukan tanggapan dari warga. Selanjutnya akan dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bantul 2024 pada 23 September 2024 atau setelah Pendafataran Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati yang dijadwalkan kan dilaksanakan pada 27 Hingga 29 Agustus 2424. (Spd/Met)


share on: