Yogyapos.com (SLEMAN) - Seorang pria tanpa identitas tertabrak Kereta Api 81 Sancaka jurusan Surabaya–Yogyakarta di atas Jembatan Sungai Tepus di daerah Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Senin (10/11/2025) sekitar pukul 11.20 WIB.
BACA JUGA: Mikomfest 2025 Hadir Sebagai Wadah Inovasi dan Kepemimpinan di Era Digital
"Korban tertemper KA 81 Sancaka, kemudian terpental ke bawah jembatan dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tepi Sungai Tepus," kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun.
Diungkapkan, ciri-ciri korban antara lain berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 65 tahun, mengenakan kaos coklat lengan pendek, celana panjang hitam, bersandal jepit warna ungu, tinggi badan sekitar 173 cm, kulit sawo matang dan rambut hitam.
BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan
Peristiwa terjadi saat WIB KA 81 Sancaka melintas dari arah timur menuju Yogyakarta. Berdasarkan keterangan masinis Rahmad Dwi Santoso, pada saat melintas di kilometer 156+5/6 melihat seorang pejalan kaki berjalan di atas rel searah dengan laju kereta.
"Masinis telah memberikan semboyan 35 atau lakson peringatan yang berbunyi berulang kali, karena jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,"sebutnya.
BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke Kejagung , Minta Supervisi Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Petugas Polsek Berbah yang dipimpin Piket Pawas Aiptu Widodo bersama relawan Kalitirto langsung melakukan evakuasi korban dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk dilakukan identifikasi dan perawatan jenazah.
“Kami imbau masyarakat agar tidak berjalan di jalur rel, terutama di area jembatan dan tikungan, karena sangat berbahaya dan berisiko tinggi terjadi kecelakaan,” ujar Aiptu Widodo.
BACA JUGA: Bareskrim Polri: Tambang Ilegal di Kawasan TNGM Rugikan Negara Rp 3 Triliun
Selama proses evakuasi dan olah TKP, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.
Saksi yang lain inisial M (66) dan BAS (34) keduanya warga Mangunan, Kalitirto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pemerintah Kalurahan Kalitirto juga telah membantu menyebarluaskan informasi untuk mengidentifikasi korban. (Opo)
