Pengajian Jumat Malam Dusun Sedan Hadirkan Ustad Kiki F Wijaya, Dihadiri Ratusan Jamaah

share on:
Antusiasme jamaah perempuan mengikuti pengajian Malam Jumat Wage menghadirkan penceramah ustadz Kiki F Wijaya, berlangsung di Gedung Serbaguna Dusun Sedan, Ngaglik, Sleman, Kamis (16/01/2025) malam || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Ratusan warga Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DIY antusias mengikuti pengajian Malam Jumat Wage menghadirkan penceramah ustadz Kiki F Wijaya, berlangsung di Gedung Serbaguna Dusun setempat, Kamis (16/01/2025) malam. 

“Dengan pengajian rutin malam jumat wage ini kita tingkatkan silaturahmi sesama warga Dusun Sedan khususnya. Mari nanti kita simak bersama tausyiah yang akan disampaikan oleh ustadz Kiki F Wijaya. Yang kita kenal beliau seorang trainer/motivator yang handal dibidangnya,” Hal ini disampaikan oleh Dukuh Sedan, Miyarno dalam sambutannya. 

BACA JUGA: Catatan Wahjudi Djaja: Dari Advokat ke Penyair, Kamal Firdaus Tinggalkan Puisi Demokrasi

Miyarno juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Dusun Sedan yang telah berpartisipasi dalam pemilihan calon Ketua RT 01 sampai Ketua RT 07, calon Ketua RW 33 dan RW 34 serta calon Ketua LKMD, yang dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2024 lalu. 

Ustadz Kiki F Wijaya || YP-Ist

“Januari hingga Februari 2025 ini memasuki musim penghujan untuk itu saya mengingatkan kepada seluruh warga Dusun Sedan untuk senantiasa menjaga kebersihan masing-masing. Jentik nyamuk yang biasanya bersarang seperti diwadah air dispenser harus dibersihkan secara berkala guna menghindari adanya penyakit demam berdarah,” pesan Miyarno. 

Dalam ceramahnya Ustadz Kiki F Wijaya menyampaikan, ada tiga ilmu yang harus dipelajari yakni ilmu tauhid/akidah, ilmu ibadah/fiqh dan ilmu tazkiyatun nafs. 

BACA JUGA: Sempat Dihadang Massa, PN Bantul Eksekusi Pengosongan Tanah dan Rumah di Canden

“Sehingga bapak/ibu para jamaah sekalian jangan pernah malu untuk belajar ilmu terutama ilmu agama,” pesan ustadz yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan ini. 

Ustadz Kiki F Wijaya juga mengutip pernyataan dari mantan Menkopolhukam periode 23 Oktober 2019 - 1 Februari 2024 Prof Mahfud MD yang menyebutkan, bahwa jika tidak ada korupsi di republik kita ini, maka setiap warga negara mendapatkan uang sebesar Rp 30 juta per bulan. 

Jamaah suntuk menyimak tausiyah || YP-Ist

“Tanda orang tamak adalah mengerjakan pekerjaan yang tercela yakni pekerjaan yang melanggar aturan Allah dan melampaui batas,” kata ustadz yang tinggal di Perum Djogja Village, Plosokuning, Minomartani, Sleman, DIY ini. 

Pengajian rutin malam jumat wage ini diiringi lagu-lagu islami dari kelompok hadroh Dusun Sedan, Dusun Waras dan Dusun Bendosari. (*/Red)
 


share on: