Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, kini resmi memiliki gedung pelayanan dan kantor kalurahan baru yang representatif, diresmikan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, Selasa (30/6/226).
BACA JUGA: Reno Candra Sangaji Resmi Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi TKD Condongcatur
Harda mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat dengan diresmikannya gedung baru ini. Peresmian ini diharapkan menjadi babak baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional kepada masyarakat di Kalurahan Banyuraden.
BACA JUGA: Gerindra: Evaluasi Latsarmil Jadi Momentum Perbaikan, KDMP-KNMP Tetap Dilanjutkan
"Dengan kantor kelurahan yang bagus ini, mudah-mudahan pak lurah dan teman-teman segera menyiapkan operasional pelayanan yang transparan dan akuntabel. Betul-betul melayani masyarakat dengan keikhlasan dan hati yang tulus," ujarnya.
BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Terima Audiensi Pimpinan BNI, Ini yang Dibicarakan
Harda juga mengingatkan pentingnya rasa handarbeni atau rasa memiliki, agar manajemen perawatan gedung, serta sarana dan prasarana yang ada dapat terjaga dengan baik dan awet dalam jangka panjang.
Ruang dalam Kantor Kalurahan Banyuraden || YP-Ist
Lurah Banyuraden, Sudarisman, berharap dengan diresmikannya bangunan baru ini dapat semakin meningkatkan kualitas layanan masyarakat di Kalurahan Banyuraden.
BACA JUGA: Menteri Wihaji: Ketahanan Keluarga Pondasi Utama Hadapi Berbagai Tantangan Masa Depan
Selain itu gedung baru ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan dan citra positif, tidak hanya bagi pemerintah kalurahan, tapi juga bagi seluruh masyarakat Banyuraden.
"Konsep serta tema desain gedung baru ini yakni Hamemayu Hayuning Bawana, atau menjaga keseimbangan dan harmoni dalam segala aspek kehidupan," jelasnya.
BACA JUGA: 144 Calon Taruna Berhak Ikuti Sidang Pantukhirda Calon Taruna Akademi TNI
Dijelaskan pembuatan masterplan kawasan dilakukan pada tahun 2024 didampingi oleh Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dilanjutkan pembuatan DED pada tahun 2025. Adapun proyek dimenangkan melalui lelang terbuka oleh CV Barit Prima Solusi dengan konsultan pengawas PT Daksinatama Konsultan Indonesia.
BACA JUGA: Kejati DIY Tahan Eks Jogoboyo Condongcatur di Lapas Kelas II A Yogyakarta, Reno Ikut Dijerat
"Nilai kontrak sebesar Rp 2.019.000.000, dengan durasi kerja 175 hari, yaitu mulai 15 Desember 2025 sampai 7 Juni 2026," terang Sudarisman. (Agn)
