Pemkab Bantul Segera Gulirkan Proyek Padat Karya di 60 Titik

share on:
Rapat koordinasi proyek padat karya 2021 dilakukan secara daring || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) siap menggulirkan program padat karya tahun 2021 yang pengerjaannya pada Agustus mendatang. Program ini sumber dananya berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY

ataupun dari APBD. Sebagai salah satu persiapan telah dilakukan rapat virtual jajaran Disnaketrans Bantul dengan Pengawas Lapangan (PL), Rabu (28/7/2021).

Menurut Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti, dana yang bersumber dari BKK ada 60 lokasi dengan jumlah anggaran masing-masing titik Rp 160 juta. Pengerjaannya dilakukan selama 4 Agustus selama 18 hari.

“Rencananya Bupati Bantul, Bapak Abdul Halim Muslih akan meletakan batu pertama kegiatan di wilayah Kapanewon (Kecamatan) Pajangan,” kata Istirul.

Dijelaskan, kira-kira sepekan kemudian, juga akan dimulai proyek padat karya yang bersumber dari APBD Bantul untuk 103 titik. Besar anggaran setiap titiknya Rp 100 juta. Pengerjaan dilaksanakan selama 21 hari.

“Kesemuanya dalam pelaksanaan proyek harus menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab saat ini bertepatan dengan sedang situasi pandemi Covid-19,” tambah Istirul.

Kegiatan padat karya ini tujuannya diharapkan mampu sebagai salah satu solusi berkenaan kesulitan yang dialami masyarakat. Misal ada yang bekerja dirumahkan bahkan hingga di PHK sebagai dampak pandemi.

Faktanya banyak warga Bantul banyak yang mengalami hal tersebut. Maka diharapkan dengan adanya padat karya ini mampu menjadi salah satu  cara untuk membantu masyarakat salam bekerja, meskipun sifatnya hanya jangka pendek.

Diharapkan menjadikan perekonomian masyarakat ikut terdongkrak, khususnya di wilayah yang mendapat  program padat karya. Umpanya warung-warung yang ada juga ikut laris karena adanya para  pekerja (tukang).(Supardi)

 


share on: