Pemkab Bantul Masih Waspadai Bencana Alam

share on:
Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Jelang Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bantul masih mewaspadai terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang menimbulkan bencana alam. Sebab itu kepada masyarakat diminta kewaspadaannya.

“Hingga kini wilayah Bantul  masih kerapkali terjadi hujan disertai angin kencang yang juga bisa menyebabkan banjir maupun tanah langsor. Maka kami minta kepada masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan huruk itu,” kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, di Bantul, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskan, wilayah yang dikategorikan rawan banjir meliputi Kapenewon (Kecamatan) Srandakan, Kretek dan Sanden yang merupakan daerah hilir dan paling selatan. Yang rawan tanah longsor Kapanewon Imogiri, Pajangan, Dlingo, Piyungan dan sebagian Pundong yang merupakan banyak perbukitan.

Sedangkan yang termasuk rawan terjadi angin kencang hampir di seluruh 17 Kapanewon yang ada termasuk Kapanewon Bantul. Yang juga perlu  diwaspadai adalah rawan pohon tumbang di manapun.

“Meski pemangkasan pohon di sejumlah tempat sudah sering dilakukan, namun masih banyak kerawanan. Maka masyarakat masih harus waspadai kemungkinan yang akan terjadi terkait dengan cuaca alam,” tambah Dwi Daryanto.

BPBD juga selalu siap siaga dengan mengefektifkan komonikasi dan patroli di daerah yang dianggap rawan bencana tersebut. (Supardi)


share on: