Pemindahan Makam Terkatung-katung, Warga Bayen Purwomartani Minta Pengerjaan Tol Dihentikan

share on:
Salah satu spanduk yang dipasang oleh warga di sekitar area makam di Padukuhan Bayen, Purwomartani Kalasan Sleman DIY || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Puluhan warga terdampak pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo di Padukuhan Bayen Purwomartani Kalasan, Sleman menolak pembangunan sebelum pemrakarsa proyek memberikan kejelasan terkait pemindahan fasilitas umum berupa makam.

Mereka menyuarakan aspirasi dan tuntutan melalui aksi massa dengan cara turun ke jalan dan membentangkan sejumlah poster pada Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA: Susah Sewa Bus, Relawan 'Gerakan Rakyat untuk Perubahan' Siap Long March Menuju JIS

“Kami warga Bayen menolak pembangunan di wilayah Dusun Bayen, sebelum ada pemindahan makam,” tulis warga pada salah satu poster yang sempat diunggah di sosial media melalui akun X merapi_uncover.

Terkait tuntutan dan aksi warga Bayen tersebut dibenarkan oleh Jogoboyo Kalurahan Purwomartani, Fitri Adi Saputra ST. Warga meminta agar segera dilakukan pemindahan makam yang terkena dampak tol, karena pihak pelaksana proyek dari PT Adhi Karya sudah mulai pembangunan fisik.

“Mereka menolak dimulai proses pembangunan apabila proses pemindahan makam belum dilaksanakan,” ujar Adi, Kamis (8/2/2024).

BACA JUGA: Dung! Lurah Candibinangun Ditahan, Diduga Korupsi TKD Timbulkan Kerugian Negara Rp 9,1 M

Ditandaskan, meski demikian warga terdampak pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo di wilayah Purwomartani mendukung pelaksanaan proyek. “Mereka (warga) mendukung proyek ini,” tandasnya.

Terpisah, PT Jasamarga Jogja Solo selaku pemrakarsa proyek Jalan Tol Jogja-Solo melalui Corporate Communication, Rachmat Jesiman mengatakan manajemen masih berkoordinasi dengan tim lapangan untuk menggali informasi terkait berita penolakan jalan tol Jogja- Solo di wilayah Padukuhan Bayen Purwomartani.

BACA JUGA: Aliansi Advokat Yogyakarta Desak Presiden Joko Widodo Meletakkan Jabatannya

“Saat ini manajemen masih berkoordinasi dengan tim lapangan untuk menggali informasi terkait isu tersebut,” sebut Rachmat menanggapi konfirmasi yogyapos.com.

Rachmat menjelaskan, sejauh ini proses pembangunan konstruksi jalan tol ruas Jogja-Solo terus dikerjakan dengan mengacu pada prosedur yang berlaku. “Saat ini pembangunan terus dikerjakan dan telah melalui prosedur yang ada, jelas dia. (Opo)

 

 

 

 

 


share on: