Yogyapos.com (BANTUL) – Pemanfaatan lahan wedi kengeser untuk menanam padi yang diinisiasi Polres dan pemkab Bantul mendapat respon positif dari sejumlah Anggota DPRD setempat.
BACA JUGA: Tak Terbukti Korupsi, Jagabaya Sidorejo Kulonprogo Divonis Bebas
“Pada dasarnya langkah itu positif dan bermanfaat. Akan tetapi mekenismenya terkait dengan hal itu juga perlu dimatangkan agar sisi paitnya dapat terhindari,” kata Anggota Fraksi Golkar DPRD Bantul yang membidangi pertanian, Heru Sudibyo didampingi anggota lainnya, Paidi kepada yogyapos.com, Rabu (5/6/2024).
BACA JUGA: Pembacokan Pengemudi Ojol, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Selaku Eksekutor dan Jongki
Menurutnya, berdasarkan pengalaman bahwa pemanfaatan lahan wedi kengser di Sungai Progo selama ini mampu memberikan keuntungan bagi warga petani.
“Coba penjenengan dapat melihat puluhan hektare lahan itu setidaknya dimanfaatkan untuk budidaya rumput kalanjana untuk Hijauan Makanan Ternak (HMT) oleh masyarakat. Sebagian lagi untuk budidaya palawija dan padi. Kesemuanya cukup menguntungkan,” katanya.
BACA JUGA: Miliki Kesamaan Nama dengan Artis, Begini Respon Influencer Ratu Felisha Asal Bandung
Kalanjana dapat digunakan untuk makanan ternak milik petani itu sendiri ataupun dijual dengan harga cukup pantastis. Palawija dan padi juga memberikan keuntungan lumayan pula.
“Berdasarkan pengalaman sekitar 10 tahun terakhir ini memqng lahan wedi kengser tidak kebanjiran arus sungai sehingga memberikan keuntungan. Namun yang menjadi kendala dan perlu diwaspadai adalah kemungkinan banjir sewaktu-waktu,” timpal Paidi.
BACA JUGA: Jajaran Laptop ASUS AI Hadir di Yogyakarta, Ini Ragam dan Speknya
Pernah terjadi tanaman pertanian yang siap panenlenyap akibat diterpa banjir. Maka antisipasi terhadap kemungkinan banjir harus diperhatikan.
“Untuk mendukung para petani yang berbudidaya pertanian di wedi kengser, maka sebaiknya pemerintah juga ada program melakukan pembelian hasil panen para petaninya,” katanya.
"Bantuan yang lainnya berupa pupuk, bibit dan peralatan pertanian juga disediakan atau disubsidi," imbuhnya. (Spd)
